RADAR JOGJA – Dalam enam hari terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 22 saksi. Pemeriksaan yang dilakukan di DIJ itu terkait dengan kasus dugaan korupsi renovasi Stadion Mandala Krida, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016-2017.

Pemeriksaan KPK terhadap saksi-saksi itu dimulai sejak Kamis (16/9) lalu. Kala itu ada lima saksi dari pihak swasta yang diperiksa. Kemudian pada Jumat (17/9), KPK kembali memanggil lima pihak swasta yang ikut andil dalam pembangunan stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017.

Selanjutnya pada hari Senin (20/9), sebanyak enam orang saksi dipanggil oleh KPK untuk dimintai keterangannya. Terkini, Selasa (21/9) komisi antirasuah itu memanggil enam orang saksi dari pihak swasta di antaranya pegawai toko Gumilang bernama Hartono Kurniawan, Direktur PT Cremona Indonesia, Yoseph Wijaya, pegawai toko lancar jaya Margono Soetedjo Sugiharto, pegawai marketing alat berat PT RL Trans-Mobile Crane Nila Kristiani, Dewi Sukma Sih Rahayu seorang swasta, dan Sugiharto pegawai Toko Lancar Jaya.

“KPK melanjutkan pemeriksaan saksi TPK pembangunan stadion Mandala Krida APBD 2016-2017. Ada enam saksi yang kami panggil,” kata Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Dikatakan Ali, pemeriksaan saksi-saksi TPK sejak 16 September 2021 itu bertempat di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIJ.

Disinggung adanya sejumlah dokumen maupun aset yang disita sebagai barang bukti selama proses pemeriksaan, Ali enggan menjelaskan lebih detail. KPK juga masih belum bisa mengumumkan siapa dalang dibalik kasus korupsi yang hingga kini belum memunculkan nama tersangka. “Jika penyidikan sudah cukup, akan diumumkan siapa tersangkanya,” ungkap Ali.

Dalam proses penyidikan kasus tersebut, KPK juga sempat memeriksa Sekprov DIJ, Kadarmanta Baskara Aji. Dia diperiksa lantaran pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIJ pada periode 2016-2017. Selain Aji, beberapa pejabat di pemerintah DIJ juga sempat dimintai keterangan terkait pembangunan stadion Mandala Krida tersebut. (kur/bah)

Jogja Utama