RADAR JOGJA – Kereta api menuju bandara YIA telah beroperasi. Kereta tersebut sudah dilakukan uji coba dan siap melayani penumpang tujuan kota Jogjakarta-Bandara YIA, dan sebaliknya.

Kemarin (30/8), Radar Jogja berkesempatan menjajal menaiki kereta tersebut. Perjalanan dimulai dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) pada pukul 10.50 tepat. Perjalanan dari Stasiun Yogyakarta menuju Bandara YIA ditempuh dalam waktu 40 menit.

Dalam perjalanan itu, turut serta beberapa pihak dari kalangan pegiat pariwisata DIJ. Salah satunya adalah putri bungsu Raja Keraton Jogjakarta sekaligus Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIJ, GKR Bendara. ”Ini sudah ditunggu lama untuk meramaikan pariwisata karena gampang terakses dari mana-mana ya,” ujar Bendara.

Keberangkatan kereta yang tepat waktu dan mudah dijangkau diyakini Bendara,  akan mendukung pemulihan sektor pariwisata DIJ akibat pandemi Covid-19. Apalagi, jarak tempuh yang hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit, dinilai menghemat waktu dari transportasi lain yang lebih dari 90 menit.

Selain itu, KA ini terintegrasi dengan transportasi lain di DIJ Dengan demikian masyarakat DIJ maupun wisatawan bisa dengan mudah mengakses transportasi lain untuk mencapai bandara ataupun keluar dari bandara. “Ini bisa menunjang pariwisata kita bila sudah siap,” ujarnya.

Sementara Manajer Humas KAI DAOP 6 Jogjakarta, Supriyanto mengungkapkan PT KAI melakukan uji coba KA Bandara sejak Sabtu (28/08) hingga hari ini (31/08). Selama uji coba KA Bandara berangkat selama empat kali perjalanan dalam sehari dari Stasiun Tugu.  “Jadi delapan kali bolak-balik selama sehari. Selama uji coba secara gratis dan hanya berhenti di Stasiun Wates untuk menjemput penumpang dari prameks” ujarnya.

Pengoperasian KA Bandara, lanjut Supriyanto menunggu keputusan Kementerian Perhubungan (kemenhub) pada September 2021 mendatang. Selama pengoperasian nanti tarif promo akan ditawarkan sebesar Rp 20.000 sekali jalan.

Penumpang bisa membeli tiket di Stasiun Tugu, Stasiun Wates maupun Stasiun Bandara di YIA. Bandara sudah menyiapkan dua loket untuk mencetak tiket KA Bandara. “Pembelian tiket dengan sistem e-money,” jelasnya. (kur/bah)

Jogja Utama