RADAR JOGJA – Pemprov DIJ kembali melakukan pendataan terhadap warganya yang belum melaksanakan vaksinasi. Hal itu dilakukan melalui RT, RW, hingga kelurahan.

Langkah tersebut ditempuh dalam percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi Covid-19 di DIJ. Agar kekebalan komunitas bisa segera tercapai. “Nanti basis pelaksanaan vaksin itu dari RT RW sampai kelurahan. Jadi segera dilacak masyarakatnya yang belum vaksin,” terang Ketua Satgas Vaksinasi Covid-19 DIJ, Sumadi.

Sasaran vaksinasi kali ini diprioritaskan bagi warga ber-KTP DIJ. Sebab, di sebagian kabupaten/kota, cakupan vaksinasi justru lebih besar untuk warga luar daerah. Misalnya, di Jogjakarta sudah ada pemkot yang telah menyuntikkan sebanyak 389.044 dosis vaksin Covid-19.

Namun dari cakupan tersebut, sebanyak 246.675 dosis atau 63,4 persen di antaranya merupakan warga luar Kota Jogja. Sementara warga Kota Jogja baru 142.369 dosis atau 36,6 persen.

Sementara di Bantul, saat ini pemkab cenderung banyak menyuntik vaksin kepada warga non-KTP Bantul. Sehingga saat ini vaksinasi kepada warga non-KTP Bantul tetap dilakukan tapi kuotanya dibatasi. “Kalau di kota cakupannya tinggi tapi baru 43 persen penduduk kota. Bantul juga hampir sama, Bantul kebijakannya yang utama penduduk Bantul dulu sedangkan yang 20 persen penduduk luar Bantul,” jelasnya.

Kendati memprioritaskan untuk warga DIJ, Sumadi menyatakan pihaknya juga akan tetap melayani vaksinasi untuk warga yang ber-KTP dari luar DIJ. “Dari (KTP) luar tetap dilayani, kami beri ruang. Tetapi sekarang harus utama (warga) DIJ,” jelasnya.

Nantinya, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di balai-balai desa hingga kantor kelurahan. Langkah ini diharapkan dapat mendekatkan masyarakat terhadap layanan vaksinasi.

Menurut data terbaru dari Dinas Kesehatan DIJ, saat ini warga DIJ yang divaksin sudah mendekati angka 19 persen. Lebih tepatnya pada angka 18,97 persen atau 546.339 orang. Mereka sudah mendapatkan dua dosis vaksin.
Sementara untuk yang menerima dosis pertama, presentasenya mencapai 46,55 persen. Atau mencapai 1.340.472 orang di DIJ. Total cakupan vaksin di DIJ sendiri mencapai 2.879.669 orang. Angka itu akan terus dikejar hingga akhir tahun ini. (kur/bah)

Jogja Utama