RADAR JOGJA – Sebagai langkah percepatan vaksinasi, pemerintah kota segera memulai penyuntikan dosis pertama untuk sasaran ibu hamil. Dijadwalkan sekitar 1.100 ibu hamil terlebih dahulu disuntik pekan depan.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi (HP) mengatakan, total ibu hamil yang menjadi sasaran vaksinasi Agustus ini sekitar 2 ribu orang. Sebagian sudah dilakukan di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, dua hari lalu. “Rencana minggu depan kami akan lakukan di puskesmas (untuk ibu hamil),” katanya saat pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kantor Kemantren Gondokusuman, Jumat (20/8).

Wakil Wali Kota Heroe Poerwadi di Kantor Kemantren Gondokusuman  (20/8).(WINDA ATIKA IRA PUSPITA/RADAR JOGJA)

HP menjelaskan, pekan depan pemkot segera menerima distribusi vaksin yang belum diketahui pasti, apakah jenis Pfizer atau jenis lain. Totalnya sekitar 2 ribuan.

Ibu hamil di Kota Jogja yang akan menerima dosis tersebut, diantaranya ada sekitar 1.100 ibu hamil yang sudah dijadwalkan diimunisasi pekan depan. Pelaksanaannya dilakukan di 18 puskesmas. “Sebagian kemarin dimulai di GSP UGM, minggu depan di 18 puskesmas kota, itu ada 1.100,” ujarnya.

Menurutnya, vaksinasi bagi ibu hamil merupakan upaya perlindungan yang harus segera dilakukan. Hal tersebut, sekaligus melengkapi langkah-langkah preventif yang dilaksanakan Pemkot Jogja selama pandemi. “Ini penting, sejak awal pandemi terus kami perhatikan. Setiap menjelang kelahiran kami swab dulu, segala macam, itu bagian dari upaya penjagaan kita agar persalinannya juga berjalan lancar,” jelasnya.

Berdasar data Dinas Kesehatan Kota Jogja sebelumnya, terdapat delapan ibu hamil di kota yang meninggal setelah tertular korona hingga Juli lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan ibu hamil yang terdata merupakan warga Kota Jogja dan juga warga berdomisili di Jogja. Dia tidak menampik jika jumlah sasaran dan kebutuhan vaksin akan bertambah seiring waktu. Maka dari itu, nantinya 1.100 orang akan diselesaikan terlebih dahulu. “Ya nanti kami data kembali. Yang jelas pekan depan 1.100 bumil ini kami berikan vaksin,” katanya. (wia/pra)

Jogja Utama