RADAR JOGJA – Tidak lama lagi beberapa lokasi di Kota Jogja bakal diwacanakan sebagai kawasan bermasker juga bervaksin. Dua lokasi tersebut di Stasiun Tugu dan kawasan Malioboro yang rencananya diresmikan hari ini (10/8). Otomatis hanya warga yang bermasker dan bervaksinlah yang bisa berada di kawasan tersebut.

Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti (HS) mengatakan, kawasan Malioboro dalam waktu dekat segera akan dipasang media visual bertuliskan kawasan bermasker dan bervaksin. Ini seiring dengan upaya pemerintah kota Jogja untuk mempercepat vaksinasi. “Maka Malioboro adalah adalah kawasan bervaksin. Sebelum era PPKM adalah kawasan bermasker, mungkin satu dua hari sudah kita tempeli (Malioboro kawasan bervaksin),” katanya Senin (9/8).

HS menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk membangkitkan kegiatan ekonomi secara perlahan. Dan mampu terlepas dari keterpurukan akibat pagebluk korona. Bagaimana mekanisme pelaksanannya? Secara sampling akan melakukan pengecekan kepada pengunjung yang datang dengan menunjukkan kartu vaksinasi bagi yang sudah divaksin. Maka otomatis bisa memasuki kawasan Malioboro tersebut. “Jangan tersinggung kalau ditanya bapak ibu sudah vaksin belum. Kalau sudah silahkan,” ujarnya.

Bagaimana dengan warga atau pengunjung yang belum memiliki kartu vaksin? Otomatis akan dihalau tidak diperbolehkan berada di kawasan bervaksin. Tetapi, tidak serta merta karena pemerintah kota bakal menyiapkan tempat untuk vaksinasi bagi pengunjung yang belum divaksin. Baik itu warga kota Jogja itu sendiri maupun luar. “Caranya disediakan tempat untuk vaksinasi. Kita sudah bicara dengan Kadaop VI PT KAI untuk yang dulu tempat pemeriksaan GeNose dijadikan tempat vaksin. Pembahasan sudah matang,” jelasnya.

Oleh sebab itu, masyarakat yang masuk Malioboro nantinya tidak sebatas diwajibkan mentaati protokol kesehatan 5M semata. Namun, sebisa mungkin juga sudah tervaksinasi. Hal tersebut bukan untuk mempersulit, namun demi keselamatan, kesehatan dan kenyamanan bersama. “Kawasan bervaksin menjadi satu hal kajian utama kita. Malioboro ini warganya sudah bervaksin semua, pedagangnya juga sudah, jadi jangan ada yang tidak bervaksin,” tambahnya. (wia/pra)

Jogja Utama