RADAR JOGJA – Mobil milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja terlibat insiden kecelakaan di simpang Galeria, kemarin siang (5/7). Dengan sebuah mobil boks. Akibatnya mobil boks sampai terguling di jalan.

Ketika dikonfirmasi Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Jogja Petrus Singgih Purnomo menyebut, mobil berwarna oranye dengan tulisan BNPB tersebut saat itu sedang bertugas. Akan memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19. Berjalan bersama mobil jenazah milik Pemkot Jogja. Para petugas di dalam mobil semuanya mengenakan alat pelindung diri lengkap.

Terkait kronologi kecelakaan, Singgih mengaku belum mengetahui secara persis. Karena personelnya yang terlibat kecelakaan juga masih bertugas memakamkan jenazah Covid-19. Dia tidak mau berspekulasi tentang penyebabnya, meski mobil jenazah mendapatkan prioritas di jalan raya. “Kalau penyebabnya banyak aspek,” ujarnya ketika dikonfirmasi.

Tapi Singgih tidak menolak saat ditanyakan apakah juga terkait dengan faktor kelelahan. Dia menyebut, saat ini tim pemulasaran jenazah Covid-19 di BPBD Kota Jogja tinggal enam tim. Itu pun, kini mereka harus bekerja tiap hari karena terus adanya panggilan untuk pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19. Ditambah lagi ada beberapa personelnya yang juga terkonfirmasi positif. “Kalau dikatakan capai ya capai, tapi karena terus ada panggilan, ya harus dijalani,” tuturnya.

Singgih juga menambahkan, sudah bertemu dengan pemilik mobil boks yang diketahui saat kejadian sedang mengantarkan sosis dari Berbah, Sleman. Menurut dia, kedua belah pihak sudah sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan. “Saya sudah ketemu pemiliknya dan akan diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya. (pra)

Jogja Utama