RADAR JOGJA – Pemkot Jogja masih terus menggencarkan proses vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok dan menekan angka Covid-19. Bulan ini mentargetkan bisa menyelesaikan sekitar 40 ribu vaksinasi kepada masyarakat.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi (HP) mengatakan saat ini hampir 140an lebih dosis pertama telah disuntikan. Sementara dosis kedua sudah mencapai 105-110 ribu orang. “Pralansia dan lansia juga sudah semakin banyak kita suntikkan,” katanya di Kompleks Balai Kota Jumat (18/6).

HP menjelaskan ini menjadi upayanya untuk preventif untuk mencegah terjadinya kenaikan kasus Covid-19 di Kota Jogja. Maka proses vaksinasi digencarkan lebih maksimal. Ditargetkan pada bulan Juli-Agustus sudah banyak masyarakat tervaksinasi. “Syukur-syukur lansia, pralansia, tokoh masyarakat dan aparat-aparat petugas, pelayan publik bisa kita tuntaskan pads kesempatan ini,” uajrnya.

Pada vaksinasi ini Pemkot sudah menyuntikkan vaksin sekitar 21 ribu jenis astra zeneca kepada masyarakat. Dan sekarang pihaknya masih menyelesaikan yang ada sekitar 20 ribu astra zeneca yang akan disuntikan. “Mudah-mudahan dalam bulan ini kita bisa menyelesaikan lebih 40 ribu vaksinasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Dengan peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Jogja ini berbagai antisipasi dilakukan disamping proses vaksinasi. Juga antisipasi di tempat destinasi wisata. Menjelang akhir pekan ini, pemkot meminta jajaran baik satgas wilayah, Satpol PP, Kodim, Polresta untuk melakukan monitoring atau pengawasan terhadap protokol kesehatan di masyarakat.

Baik pemakaian masker, membatasi pertemuan 25-50 persen atau penundaan kegiatan sementara di wilayah, maupun pengecekan kendaraan luar daerah hingga kelengkapan surat kesehatan bebas Covid-19 di parkir wisata maupun destinasi wisata. “Intinya siapapun yang datang ke Jogja kondisinya sehat. Sehingga kelengkapan surat sehatnya dibawa terutama dari zona merah,” terangnya. “Kami pantau adalah kendaraan berasal dari zona merah. Jadi akan kita lakukan sweeping secara acak ditempat destinasi wisata maupun di tempat parkiran.”

Pun meminta juga untuk pengawasan jam buka tutup sesuai Intruksi Wali Kota, Intruksi Gubernur maupin Intruksi Mendagri bahwa jam tutup seluruh aktifitas sampai pukul 21.00. “Ini akan kami teruskan supaya mengkondusifkan perkembangan Covid-19,” imbuhnya. (wia/pra)

Jogja Utama