RADAR JOGJA – Vaksinasi Covid-19 di DIJ terus dilakukan. Di antaranya dengan memfokuskan sasaran vaksinasi pada kelompok lansia. Vaksinasi di DIJ pun mendapat pujian dari Menteri Kesehatan.

Juru Bicara Pemerintah DIJ Untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menyatakan percepatan vaksinasi itu sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat. Pihaknya juga mengaku sudah melakukan beberapa kali program vaksinasi massal yang bekerja sama juga dengan pihak swasta. “Vaksinasi massal, ada pula yang mobile, menggandeng komunitas dan pihak pihak lain, serta meningkatkan sosialisasi dan mendekatkan sasaran,” ujar Berty kepada Radar Jogja, Minggu (30/5).

Berty juga menjelaskan saat ini cakupan vaksinasi di DIJ menyasar pada 663.902 orang. Sebanyak 421.962 orang sudah menerima vaksin dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua sudah disuntikan pada 324.289 orang. “Untuk vaksinasi tahap kedua ini kami prioritaskan untuk lansia,” tegas Berty.

Baru-baru ini, vaksinasi di DIJ mendapatkan pujian dari pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Menurut Budi, DIJ masuk ke dalam daftar tiga besar Provinsi yang paling cepat dalam melaksanakan program vaksinasi secara nasional. “Untuk vaksinasi saya bisa bilang tiga provinsi yang paling cepat adalah DKI Jakarta, Bali dan DIJ. ” kata Budi dalam siaran pers virtual di akun Youtube Kemenkes RI, belum lama ini.

Budi berharap kinerja gesit ketiga provinsi tersebut juga menjadi contoh bagi daerah lain. Menurut Budi, komitmen dan sinkronisasi langkah antara pemerintah provinsi dan daerah di seluruh Indonesia sangat dibutuhkan untuk segera mengakhiri pandemi yang usianya sudah hampir 1,5 tahun. “Secara umum yang saya lihat, di seluruh dunia, yang paling penting adalah kerja sama dari stakeholder-stakeholder di dalam negara. Kalau kerjasama ini bisa kita rajut dengan baik, chance kita atau kesempatan kita untuk mengatasi pandemi ini tinggi,” imbuhnya. (kur/pra)

Jogja Utama