RADAR JOGJA – Pekerjaan tambahan bagi aparat pemerintahan di tingkat bawah. Termasuk di kalurahan untuk turut berpartisiapasi dalam mensukseskan larangan mudik dari pemerintah pusat. Pemerintah Kalurahan Hargobinangun, Pakem, Sleman pun sudah menyiapkan upaya ketat.

Melakukan pendataan bagi warga yang pulang kampung. Bagi warga yang pulang kampung, atau mereka yang melakukan perjalanan jauh dalam kurun waktu cukup lama, diminta menunjukkan hasil swab antigen. Hal ini untuk mempermudah pelacakan. Apabila ditemukan kasus positif atau reaktif. “Kami sudah koordinasi dengan dukuh-dukuh dan satgas Covid-19 agar turun ke lapangan terkait kegiatan tersebut,” ungkap Lurah Hargobinangun Amin Sarjito, Senin (12/4).

Pihaknya, juga tengah menyiapkan selebaran pengumuman terkait pelarangan mudik tersebut. Selebaran itu akan ditempel di papan pengumuman di setiap padukuhan hingga RT. Termasuk sosialisasi langsung kepada masyarakat.
Dia mengajak warganya agar senantiasa menaati prokes. Sebab, di wilayah tersebut masih ada warga yang terpapar Covid-19. Bakhan, minggu ini satu RT masih masuk ke dalam zona oranye dan enam RT zona kuning. Zona ini berada di wilayah Hargobinangun bagian selatan.

Hargobinangun yang dikenal dengan potensi wisatanya, menjadi catatan penting. Warga agar senantiasa waspada dan turut mengkampanyekan prokes. “Kalau di Padukuhan Kaliurang cenderung aman, berada di zona hijau,” ungkap dia.
Nah pengetatan, juga ditekankan pada jam operasional warung atau restoran. Dengan maksimal jam operasinal warung pukul 21.00. “Pariwisata tidak ditutup, tapi tetap diminta denan prokes yang tepat,” ucapnya.
Dia juga berharap adanya penegakan prokes ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga dan juga pengunjung wisata. (mel/pra)

Jogja Utama