RADAR JOGJA – Meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan ada larangan mudik, Pemkot Jogja tetap optimis mendatangkan wisatawan. Tahun ini menargetkan 1,1 juta wisatawan bisa berkunjung ke Jogja.
Kepala Bidang Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Jogja Andrini Wiramawati mengatakan, target tersebut memang lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu karena masih pagebluk korona. Ditargetkan kunjungan wisatawan tahun ini masih menggaet wisatawan nusantara atau domestik. “Tahun ini masih pandemi dan masih banyak wisatawan dari domestik karena Indonesia belum membuka penerbangan dari mancanegara,” kata Andrini kemarin (30/3).

Andrini menjelaskan berbagai upaya akan dilakukan untuk menggaet wisatasan tersebut agar tertarik mengunjungi Jogja. Berbagai intervensi program juga akan digalakkan, seperti yang sudah berlangsung yakni Jogjavaganza dan table top atau promosi langsung ke luar daerah. “Salah satu yang sudah kami laksanakan di Cirebon,” ujarnya.
Selain itu, program lainnya ialah even tahunan Wayang Jogja Carnival (WJNC) yang diselenggarakan pada saat puncak Hari Ulang Tahun Jogja pada 7 Oktober mendatang.

Dia menyebut, jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2020 lalu sebanyak 1.384.781 orang. Terdiri dari wisatawan nusantara sebanyak 1.344.211 orang. Sementara wisatawan mancanegara sebanyak 40.570 orang. Sejumlah destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi setiap tahunnya masih di tiga destinasi, yakni kebun binatang Gembira Loka, Keraton, dan Taman Pintar.
Di antara wisatawan mancanegara paling banyak dari Malaysia tersebut 16,14 persen. Disusul Tiongkok 10,18 persen dan Singapura 9,12 persen. Sementara, wisatawan nusantara paling banyak ialah dari Jawa Barat pada Januari berada pada prosentase 17,4 persen. Peringkat ketiga dari Jawa Timur sebanyak 13,0 persen. “Jumlah wisatawan 2020 ini juga lebih sedikit jika dibandingkan dua tahun sebelumnya,” tandasnya.
Adapun, pada 2019 jumlah wisatawan mencapai 4.378.909 orang. Terdiri atas wisatawan nusantara 3.879.743 orang dan wisatawan mancanegara 498.867 orang. Sementara 2018 total wisatawan sebanyak 4.103.240 orang dengan jumlah wisatawan nusantaranya 3.606.947 orang dan wisatawan mancanegaranya 496.293 orang.

Pun meski sejumlah destinasi dibuka lebar untuk kunjungan wisatawan. Namun penerapan protokol kesehatan tetap yang paling utama. “Setiap kegiatan kami selalu menomorsatukan prokes,” imbuhnya. (wia/pra)

Jogja Utama