RADAR JOGJA – Pemberian vaksin Covid-19 bagi tenaga pendidik difokuskan guru tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai jenjang SMP. Kurang lebih, ada 9.000 tenaga pendidik yang telah terdaftar untuk mendapatkan vaksinasi.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo menjelaskan, awal pendaftaran vaksinasi ada 15.000 orang yang terdata dan telah masuk dalam data tenaga pendidik. Namun setelah diseleksi, 5.000 lebih adalah dosen maupun guru SMA sederajat.

Usai pemilahan data, vaksinasi tenaga pendidik saat difokuskan untuk guru PAUD, TK, SD, hingga SMP. Sedangkan untuk guru SMA, SMK maupun dosen, akan dikoordinasikan lebih lanjut. Menurut Joko, alasan dipilihnya guru PAUD hingga SMP karena satuan pendidikan tingkat PAUD hingga SMP merupakan domain dari kabupaten. “Sedangkan untuk SMA dan SMK adalah domain provinsi,” kata Joko Rabu (17/3).

Sebelumnya, Joko menjelaskan sedikit perubahan kebijakan, terkait pemberian vaksin. Yang mana vaksinasi Covid-19 bagi tenaga pendidik SMA sederajat dan dosen dari pergururan tinggi tidak lagi dibebankan ke provinsi, melainkan ke kabupaten. Oleh karena itu, Dinkes Sleman kembali mengatur strategi dalam pemberian vaksin.

Joko menuturkan, ke depan pihaknya akan berusaha untuk menyelesaikan vaksinasi kepada semua yang telah terdata dalam vaksinasi di Kabupaten Sleman. Baik yang ber-KTP Sleman maupun bukan, namun berdomisili kerja di Kabupaten Sleman.

“Data yang daftar di Sleman itu tanggung jawab kami untuk menyelesaikan. Sebisa mungkin kami selesaikan. Karena kami juga didukung faskes yang ada di Sleman maupun organisasi profesi. Sehingga dosen dan tenaga pendidik SMA sederajat nanti kuota agak belakangan,” ungkap Joko.

Vaksinasi bagi tenaga pendidik, dilakukan di seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Sleman. Mereka hanya perlu mengesuaikan dengan fasilitas kesehatan yang dipilih secara mandiri saat mendaftarkan diri. “Jadi ketika mendaftar mereka memilih fasilitas kesehatan. Mereka nanti diminta ke sana,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP N 4 Depok Lilik Mardiningsih mengatakan, tenaga pendidik di sekolahnya sudah terdata untuk bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Total, ada 33 tenaga pendidik yang terdata. Hanya, sampai saat ini jadwal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 masih belum keluar. “Karena saat ini masih melayani tenaga pendidik PAUD dan TK,” kata Lilik. (eno/bah)

Jogja Utama