RADAR JOGJA – Sebanyak 4.197 pedagang di Pasar Beringharjo mendapatkan penyuntikan dosis kedua vaksin Covid-19, lantai tiga Pasar Beringharjo Senin (15/3).

Sebelumnya mereka telah disuntik pertama secara masal dua pekan silam.
Triyem, seorang pedagang sayuran di Pasar Beringharjo berharap setelah divaksin agar perekonomian bisa kembali bergeliat seperti semula. Dengan adanya vaksinasi untuk pedagang ini, para pembeli tidak perlu khawatir lagi saat belanja di pasar tradisional. “Nggak sakit, ini kan demi kesehatan, biar bisa lancar juga dagangnya. Harapannya pasar bisa ramai lagi seperti dulu, kan pedagang sudah divaksin,” kata perempuan 52 tahun itu.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja Yunianto Dwisutono mengatakan, vaksinasi dosis kedua ini mengalami perubahan tempat yang tadinya akan dilakukan di fasilitas kesehatan (faskes) terdekat tempat tinggal. “Sebelumnya diarahkan ke faskes, lalu diubah ke tempat sesuai vaksinasi dosis pertama,” katanya.

Yun, sapaanya, menjelaskan tujuan vaksin dosis kedua diberlangsungkan sesuai vaksinasi dosis pertama ini tidak lain untuk memudahkan para pedagang. Juga arahan dan inisiasi dari Dinas Kesehatan Kota Jogja untuk tetap melaksanakan vaksin dosis kedua di tempat yang sama. “Undangan langsung disebar ke pedagang untuk mengikuti vaksinasi dosis kedua. Hari dan jam kedatangan diatur sesuai waktu vaksinasi dosis pertama,” ujarnya.

Mantan Kepala Taman Pintar itu menyebut, dari total pedagang yang mengikuti vaksinasi dosis pertama kemarin memang tidak bisa seluruhnya divaksin lantaran beberapa sebab. Salah satunya kondisi kesehatan yang dinyatakan tidak memungkinkan untuk divaksin sehingga ditunda. “Memang sedikit (yang divaksin), tetapi bukan berarti antusias pedagang kurang. Sebaliknya, mereka sangat antusias,” jelasnya.

Penanggungjawab Vaksinasi Pasar Beringharjo Yudiria Amelia mengatakan, saking antusiasnya ada seorang pedagang yang datang, padahal yang bersangkutan belum mengikuti vaksinasi tahap pertama. Sehingga, terpaksa pihaknya mengarahkan pedagang itu ke faskes. “Tentu saja kami tidak bisa melayani. Kami arahkan ke Puskesmas Mergangsan. Kebetulan, pedagang itu, warga Godean dan belum mendaftar untuk proses vaksinasi, profesinya memang pedagang di sini,” katanya.

Imbuhnya, layanan vaksinasi di Beringharjo untuk dosis kedua ini hanya ditujukan untuk pedagang yang sudah mengikuti suntikan pertama. Pun layanan vaksinasi sudah menyasar ke pedagang di pasar Lempuyangan dan pasar Telo oleh faskes terdekat dari pasar. Faskes terdekat yang akan melayani vaksinasi untuk pedagang pasar berlaku di 30 pasar tradisional Kota Jogja. “Untuk di Beringharjo, sampai saat ini nggak ada laporan kipi, berjalan lancar,” imbuhnya. (wia/pra)

Jogja Utama