RADAR JOGJA – Program padat karya terus dilakukan untuk mengatasi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Kota Jogja. Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsoskertrans) Kota Jogja baru menyiapkan satu program padat karya untuk menyerap tenaga kerja.

Kepala Dinsoskertrans Kota Jogja, Maryustion Tonang mengatakan paket padat karya yang disiapkan baru satu program, yang akan berlangsung di Kemantren Mantrijeron bersumber dari APBD Kota Jogja. Sehingga masyarakat terdampak Covid-19 bisa terekrut melalui program ini. “Sesuai dengan proposal, itu untuk bikin jalan lingkungan dengan cor blok,” katanya Jumat (19/2).

Pria yang akrab disapa Tion itu menjelaskan, pengerjaannya akan dilakukan per Juni mendatang dengan durasi waktu pengerjaan selama 20 hari. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 304 juta didanai dari APBD Kota Jogja. Proyek tersebut berasal dari usulan warga masyarakat setempat. Melalui paket padat karya ini, setidaknya menyerap kurang lebih 48 tenaga kerja yang semuanya merupakan warga domisili Mantrijeron. “Berdasarkan tahun tahun sebelumnya, memang ada dukungan untuk padat karya dari APBD DIJ. Tapi, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi apapun,” ujarnya.

Pun disamping padat karya, pihaknya juga menyiapkan berbagai program lainnya untuk penyerapan tenaga kerja yakni dalam wujud pelatihan. Pelatihan yang diberikan dengan pendaftaran secara online. “Harapan kami pelatihan itu bisa berkelanjutan,” tambahnya.

Selain itu, bagian kegiatan lain untuk penyerapan tenaga kerja juga dengan program tenaga kerja mandiri bagi warganya yang baru mengawali usaha. “Jadi dia yang sudah punya bisnis awal-awal, kemudian kiami intervensi untuk memperkuat dari sisi kapasitas SDM-nya,” imbuhnya. (wia/bah)

Jogja Utama