RADAR JOGJA – Layanan drive thru untuk pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) sempat ditutup karena dampak kebijakan pengetatan secara terbatasan kegiatan masyarakat (PTKM) sejak awal Januari lalu. Tapi selama PTKM Mikro ini, layanan kembali dibuka mulai Senin (15/2).

Kepala Bidang Pelayanan Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Jogja Bram Prasetyo mengatakan, kebutuhan masyarakat atas administrasi kependudukan juga masih cukup tinggi. “Sehingga untuk mengurangi jumlah pertemuan warga yang mengurus administrasi di dalam ruangan kantor dalam situasi pandemi Covid-19,” ungkapnya Senin (15/2).

Dia mengklaim, layanan ini cukup efektif untuk mengurangi paparan kontak langsung. Karena layanan berada di luar ruangan. Sebagai antisipasi kekurangan personel, pegawai yang work from home (WfH) dilibatkan untuk membantu layanan di drive thru secara bergiliran. “Toh hanya pukul 09.00 hingga 13.00. Jadi petugas yang di kantor masih tetap memberikan pelayanan seperti biasa,” jelasnya.

Layanan drive thru tersebut dibuka setiap Senin sampai Kamis hanya bagi yang siap cetak. Bagi yang E-KTPnya hilang, selain harus menyertakan kartu keluarga (KK) asli juga salinan surat laporan kehilangan dari kepolisian. Sedangkan yang E-KTP rusak, cukup membawa kartunya yang rusak diserta KK asli. “Pemohon langsung menuju lokasi pelayanan tanpa turun dari kendaraan dan menunggu E-KTP dicetakkan tidak lama,” terangnya.

Sementara bagi yang disertai perubahan data, maka harus mengajukan permohonan melalui aplikasi Whatsapp terlebih dahulu dan dilayani di kantor. Pun ketersediaan kepingan blangkonya cukup aman. Setiap pengajuan reguler harian sudah disediakan. “Jadi siapa pun yang datang ke layanan drive thru, bisa kami layani. Tetapi harus dipastikan jam layanannya,” imbuhnya. (wia/pra)

Jogja Utama