RADAR JOGJA – Kawasan persawahan di Kulonprogo sudah termasyhur di jagat maya. Bahkan disebut-sebut punya keindahan yang tak kalah dari Ubud di Bali. Ada satu lokasi ngopi yang bisa untuk menikmati keindahanya. Kopi Ampirono.

Terletak di Kabupaten Kulonprogo, tepatnya di Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo. Kalau dari pusat Kota Jogja jaraknya sekitar 20 kilometer atau memakan perjalan kurang lebih setengah jam.

Meski berada di tengah sawah, akses menuju Kopi Ampirono terbilang mudah dan hanya melewati sedikit tanjakan. Parkirannya pun luas serta tersedia berbagai fasilitas seperti musala dan kamar mandi.

Pemandangannya di tempat ini sangat memanjakan mata, karena pengunjung akan disuguhi hijaunya hamparan sawah di Nanggulan dan perbukitan Menoreh dari atas ketinggian.

Totok Suharyo, selaku pemilik Kopi Ampirono menyebut, konsep kedai kopi yang dibuka sekitar pertengahan tahun 2020 itu, adalah menawarkan sensasi menikmati kuliner ndeso digabung dengan keindahan alam.

Di Kopi Ampirono tersedia berbagai macam kuliner tradisional seperti sayur lodeh, brongkos, kluwih dan berbagai camilan. Makanan asli Bumi Menoreh seperti geblek dan tempe besengek pun juga tersedia.”Di sini pengunjung akan merasakan sensasi mencicipi kuliner lokal dengan indahnya pemandangan sawah di Kulonprogo,” ujar Totok, saat ditemui Radar Jogja beberapa waktu lalu.

Sensasi bak Ubud yang ditawarkan di Kopi Ampirono sangat jarang ditemukan di wilayah perkotaan. Sehingga lokasi tersebut bisa menjadi pilihan tepat untuk melepas penat dari hiruk pikuk di kota-kota besar.

Terlebih, pada beberapa titik di Kopi Ampirono dapat juga dijadikan spot foto. Sehingga bisa menjadi salah satu jujukan bagi kalian yang ingin memperindah galeri selfie. (inu/pra)

Jogja Utama