RADAR JOGJA – Dana Aspirasi DPR RI Tahun Anggaran (TA) 2021 akan dimanfaatkan membangun jembatan gantung di atas Sungai Opak.

Tepatnya menghubungkan Dusun Karang, Kalitirto dan Dusun Ngentak, Jogotirto yang semuanya masuk wilayah Kecamatan Berbah, Sleman.
“Aspirasi masyarakat yang menghendaki pembangunan jembatan gantung disampaikan Pemkab Sleman pada 2019 lalu. Kami sampaikan aspirasi masyarakat ke Kementerian PUPR dan direalisasikan pembangunannya pada tahun ini,” ujar Anggota Komisi V DPR RI Sukamto di sela meninjau lokasi Jumat (11/2).

Sukamto menjelaskan, jembatan gantung tersebut hanya dapat diakses para jalan kaki, sepeda kayuh dan sepeda motor. “ Bukan untuk mobil dan kendaraan roda empat lainnya,” kata anggota Fraksi PKB DPR RI ini.
Wakil rakyat dari Dapil DIJ ini meyakini dibangunnya jembatan gantung itu memudahkan akses warga. Jembatan itu menghubungkan wilayah Berbah dengan Prambanan. “Akses mudah sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Selain jembatan gantung, Sukamto juga menyalurkan beberapa program yang bermanfaat bagi masyarakat DIJ. Di antaranya, program bedah rumah atau renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi 1.500 rumah se-DIJ.
“Sebanyak 800 unit program RTLH berada d Sleman,” terangnya. Kemudian ada 21 paket padat karya, bantuan bus untuk pesantren dan pembangunan rumah susun sewa sederhana (rusunawa).

Juga ada lima paket program kota tanpa kumuh (Kotaku) di Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Kota Jogja. Sukamto ingin semua program yang dibawa melalui Dana Aspirasi DPR RI dapat terserap dengan baik oleh masyarakat DIJ.
Kepala Dinas PUPKP Sleman Taupiq Wahyudi ikut mendampingi dalam kunjungan lapangan tersebut. Dia menilau pembangunan jembatan gantung itu penting demi menghubungkan dua desa. Dengan hadirnya jembatan itu warga tidak perlu memutar lebih jauh.

Saat ini pihaknya tengah menyiapkan semua persyaratan administrasi agar pembangunan jembatan gantung secepatnya dapat direalisasikan. Sumber anggaran sepenuhnya dari APBN. Di samping meningkatkan potensi perekonomian, jembatan gantung itu akan ikut mendorong pariwisata. Sebab, akses jalannya langsung berhubungan dengan kawasan wisata Prambanan. (kus/pra)

Jogja Utama