RADAR JOGJA – Gameboy atau Gamebot di Indonesia adalah game handheld yang populer di tahun 1990-an. Bergulirnya waktu, gameboy mulai ditinggalkan karena munculnya berbagai permainan dengan tampilan yang lebih menarik.

Ketua Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD) VISI Dwisanto Sayogo menjelaskan, mulai ditinggalkannya Gameboy salah satunya karena alasan visual. Yang mana saat ini sudah banyak permainan yang menggunakan teknologi imersif. Yakni mengaburkan batasan antara dunia nyata dengan dunia digital atau dunia simulasi, sehingga penggunanya bisa merasakan suasana yang mirip dengan dunia nyata.

Sedangkan pada Gameboy, kata Yogo, misalnya pada permainan Tetris, pemain hanya akan mengejar skor dan waktu terlama. Meski demikian, Gameboy berwarna juga ditawarkan. Dengan fitur layar yang sudah bewarna dan tidak lagi backlight. “Diminati karena lebih realistis dan canggih,” jelasnya (4/2).

Menurut Yogo, masih ada kemungkinan Gameboy bisa didigitalkan mengikuti kemajuan teknologi saat ini. Hanya saja harus dibarengi inovasi. Jika tidak dikhawatirkan Gameboy yang baru hanya untuk nostalgia dan tidak bisa bertahan lama. “Karena bisa saja orang-orang hanya memainkan untuk bernostalgia. Tapi greget keseruannya sudah hilang,” lanjutnya.

Menurut Yogo, sensasi seru bermain Gameboy saat ada lawan. Jika bermain sendiri, permainan akan terasa biasa saja. Saat ia duduk di bangku SD, masih bisa ditemukan tempat persewaan Gameboy. Hanya dengan membayar Rp 100 untuk satu kali game over. “Padahal uang saku saat itu memang Rp 100. Kalau dipakai beli makanan bisa dapat es, gorengan dan arem-arem,” ingatnya.

Keseruan lainnya, kata Yogo, adalah berkumpulnya anak-anak yang menyaksikan orang-orang bermain Gameboy. Momen seperti inilah yang tidak bisa didapatkan kembali. Mengingat saat itu harga Gameboy tergolong mahal dan hanya dijual di toko besar seperti supermarket. “Dulu harganya mencapai Rp 45.000 dan harus menabung untuk mendapatkannya,” beber Yogo. (eno/laz)

Jogja Utama