RADAR JOGJA – Upaya memutus mata rantai penyebaran penyakit menular bisa efektif jika ada kebersamaan masyarakat dan pemerintah menjalankan protokol kesehatan.

Secara khusus, Pemda DIY diharapkan bisa bekerja lebih hebat lagi menangani pencegahan Covid-19 agar rakyat DIY sehat dan selamat.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengungkapkan itu saat menggelar reses bersama warga Kota Yogyakarta pada 29 hingga 31 Januari 2021

“Sejak awal pandemi, sudah ada skema tujuh langkah pitulungan. Strategi untuk mengoptimalkan langkah pencegahan dengan edukasi dan sosialisasi agar semua mematuhi protokol kesehatan,” kata Eko Selasa (2/2).

Reses tersebut bertajuk Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di DIY. Acara berlangsung dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Sebelum masuk ke lokasi acara, peserta cuci tangan. Kemudian dicek suhu badannya. Antar peserta duduk dengan jarak 1,5 meter dan tidak ada sesi foto bareng.

Ada sejumlah aspirasi disampaikan dalam kesempatan itu. Di antaranya, warga berharap selama masa pandemi Pemda DIY membantu sarana prasarana pencegahan Covid-19. Pemerintah daerah juga harus bisa memastikan memberikan ketersediaan pangan.

“Aspirasi rakyat lainnya menginginkan pemerintah perlu membantu menggerakkan ekonomi rakyat yang terdampak dengan mempercepat transformasi digital,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY ini.

Eko menjelaskan, strategi tujuh langkah pencegahan Covid-19 sudah ditetapkan sejak awal pandemi.
Yakni dimulai sosialisasi dan edukasi, penanganan medis dengan peningkatan sistem kesehatan serta penanganan non medis untuk urusan bidang pangan, ekonomi, sosial dan lainnya.

Berikutnya terkait dukungan anggaran. Bersumber dari APBD DIY dan didukung adanya penyelarasan dengan APBD kabupaten/ kota se-DIY ditambah dana desa/dana kelurahan.

Kemudian ditambah adanya gotong royong. Khususnya dari swasta berupa CSR maupun bantuan lainnya.

Dikatakan, penegakan hukum diperlukan agar tercipta disiplin masyarakat dalam menciptakan social distancing, physical distancing dan hidup sehat dengan budaya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin C serta E guna meningkatkan imun tubuh.
“Langkah ketujuh setelah semua dijalankan maka berdoa dan berserah diri kepada Tuhan,” ujar ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta ini.

Data Posko Terpadu Penanganan Covid-19 DIY per 1 Februari 2021 menyebutkan tercatat ada 32.021 suspek dengan 643 orang dalam pemantauan.

Sebanyak 22.047 orang konfirmasi dan 515 orang meninggal. Total orang yang sembuh dilaporkan sebanyak 15.340 jiwa.

Menyikapi kondisi tersebut dan sesuai strategi pitulungan, Pemda DIY, lanjut Eko, perlu membiayai gugus tugas kampung dan kelurahan dalam operasi pencegahan.

“Alokasi dana Pemda DIY penting. Biayaijuga kebutuhan pangan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Selama ini warga sekitar sudah urunan,” katanya. (kus)

Jogja Utama