RADAR JOGJA – Merasa terganggu saat bermain game, CF tega memukuli AAW. Tersangka CF dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak 15 Tahun 2014 Pasal 80 Ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara tiga tahun enam bulan atau denda Rp 72 juta.

Kapolsek Tegalrejo Kompol Supardi menyampaikan kronologi kejadian penganiayaan yang terjadi pada Sabtu (16//1) sekitar pukul 23.00 di depan Balai RW Tompeyan Tegalrejo. Menurut Kapolsek, antara korban AAW dan tersangka CF bermain game online, kemudian korban AAW bermain game online sambil bernyanyi, kemuadian tersangka CF merasa terganggu dan terjadi perselisihan kecil dengan korban AAW. “Setelah itu dalam posisi jongkok korban AAW dipukul oleh CF hingga terjatuh, setelah terjatuh tersangka CF masih melaukan pemukulan dengan tangan berkali-kali di muka AAW,” ungkapnya saat Konferensi Pers di Mapolsek Tegalrejo Kamis (20/1).

Sesampainya di rumah korban AAW ditanya kedua orang tuanya kenapa mukanya lebam-lebam dan hidung menggeluarkan darah setelah itu segera di bawa ke RS Ludira Husada untuk perawatan lebih lanjut.

Atas kejadian tersebut korban AAW melaporkan tindakan yang dilakukan tersangka CF ke Polsek Tegalrejo, dari informasi yang didapatkan petugas akhirnya dapat mengamankan tersangka CF dan dibawa ke Mapolsek Tegalrejo untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. (pra)

Jogja Utama