RADAR JOGJA – Jembatan baru di sisi utara Kebun Bintang Gembira Loka atau GL Zoo segera difungsikan. Jembatan tersebut telah selesai dibangun sejak akhir 2019 namun sempat tertunda operasionalnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kota Jogja Windharto mengatakan, pekerjaan normalisasi devider sisi barat jembatan itu sudah diselesaikan sejak Oktober 2020 lalu. Jembatan baru yang berada di sisi selatan jembatan lama akan digunakan untuk jalur kendaraan ke arah barat.

Sebaliknya, jembatan di sisi utara khusus untuk kendaraan ke arah timur. Dari sisi sarana dan prasarana, sebenarnya sudah tidak ada persoalan. “Namun, hasil dari normalisasi devider masih menyisakan timbulnya genangan air ketika terjadi hujan,” ujarnya Jumat (14/1).

Dia memastikan, tidak akan ada kendala dari sisi crossing kendaraan setelah keluar dari jembatan baru. Meskipun, setelah lebar jalan ditambah dengan mengurangi ruas trotoar. Hanya dari sisi timur jembatan, perlu adanya upaya kanalisasi menggunakan pembatas water barrier. Terutama ini untuk mengarahkan kendaraan dari arah timur untuk masuk ke jembatan baru. “Kan ke barat dan timur itu kan tetap pembatasnya ada di batas marka tengah, sehingga jatahnya itu tidak ada yang berkurang. Malah bertambah ada pada jembatan menjadi lebih lebar,” jelasnya.

Pun hingga saat ini water barrier juga sudah ada yang terpasang untuk rekayasa lalu lintas saat nataru lalu. “Makanya pembatas itu tidak kita bongkar supaya nanti tinggal disesuaikan untuk memfungsikan jembatan baru,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Jogja, Ririk Banowati Permatasari mengatakan sudah waktunya jembatan baru difungsikan. Sebab proses pembangunan sudah diselesaikan sejak tahun lalu. Terkait ini pin dewan sudah meminta penjelasan eksekutif terkait operasionalisasi jembatan baru di GL Zoo tersebut. “Kalau enggak segera difungsikan justru bisa menimbulkan berbagai persoalan lain, termasuk masalah sosial,” katanya.

Pasalnya, Dishub telah menyanggupi untuk memfungsikan jembatan baru tersebut pada triwulan pertama tahun ini. Oleh karena itu, dalam waktu dekat perlu disiapkan pula rambu-rambu pendukung. Salah satunya nanti bagi pengendara dari Jalan Kebun Raya yang hendak berbelok ke timur itu apakah masih diperbolehkan atau tidak. “Akan lebih bagus lagi jika ada penanda atau ornamen khas karena jembatan itu menjadi salah satu pintu masuk ke Kota Jogja,” imbuhnya. (wia/pra)

Jogja Utama