RADAR JOGJA – Diskes DIJ optimistis banyak masyarakat yang berminat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Salah satu parameternya adalah saat vaksinasi imunisasi campak lalu.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) DIJ Pembajun Setyaningastutie mencontohkan minat masyarakat cukup tinggi ketika DIJ melaksanakan vaksinasi campak (MR) beberapa waktu yang lalu. “Saat imunisasi MR cakupan kami itu 98 persen, itu terbaik di Indonesia. Artinya apa, SOP atau mekanisme pelaksanaan vaksinasi sudah dilakukan dengan baik dan dipahami teman-teman kesehatan,” ujar Pembajun Selasa (12/1).

Lebih lanjut, Pembajun juga telah menyiapkan pembentukan komite Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sebagai wadah untuk menampung keluhan usai vaksinasi Covid-19 di DIJ. “Nanti ada Komite daerah KIPI jadi Pemprov sudah siap, jika terjadi sesuatu maka secara cepat dan berjenjang dalam jangka 1×24 jam provinsi harus tahu,” jelas Pembajun.

Mantan Direktur RSJ Grhasia itu berharap masyarakat dengan antusias mau mengikuti program vaksinasi ini. Ia juga berharap segalanya bisa berjalan lancar dan tidak ada kejadian yang tidak diinginkan pasca dilakukannya vaksinasi.

Terpisah, Ketua Komisi A DPRD DIJ, Eko Suwanto menekanan setelah dilakukan vaksinasi semua pihak untuk tidak melupakan pencegahan penularan Covid-19. Terutama penegakan protokol kesehatan yang selama ini digalakkan. “Vaksin tidak cukup, vaksin harus diikuti dengan prokes yang ketat. Sekalipun orang sudah divaksin tetap harus pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, dan menghindari kerumunan,” kata Eko.

Ia menyebut, vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19, termasuk di DIJ. Sejak beberapa hari terakhir kasus positif harian di DIJ memang hampir selalu menyentuh angka 300 kasus.

Politikus PDIP itu menuturkan, pihaknya pun siap menjadi bagian untuk divaksinasi pertama kali. Hal ini dilakukan agar memberikan keyakinan kepada masyarakat agar tidak khawatir untuk divaksin. “DPRD DIJ pun diajak vaksin duluan, saya yakin bersedia teman-teman menjadi bagian yang memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin ini baik untuk pencegahan dan penanganan Covid-19,” ujarnya. (kur/pra)

Jogja Utama