RADAR JOGJA – Mengawali tahun 2021, sejumlah struktur kelembagaan organsiasi perangkat daerah di lingkungan Pemkot Jogja resmi mengalami perubahan Senin (4/1). Hal ini juga diiringi pula dengan pelantikan atau reposisi beberapa jabatan strategis.

Untuk pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas, yang direposisi di antaranya Wahyu Hendratmoko dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi Kepala Dinas Pariwisata. Sedangkan, Maryustion Tonang sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata menjadi Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Bersamaan, juga dilantik 888 ASN di lingkungan Pemkot Jogja. Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (HS) mengatakan, penataan merupakan implementasi dari amanat yang tertuang dalam PP nomor 72 tahun 2019 tentang Perangkat Daerah dan Peraturan Daerah Kota Jogja Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Jogja yang mengamanatkan pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru. “Secara organisasi, ini lebih simple, tajam dan efisien,” kata HS di sela pelantikan di Lapangan Balai Kota Jogja Senin (4/1).

Penataan masih terus dilakukan hingga benar-benar memadahi. Dikatakan, perombakan struktur tersebut masih jauh dari kata sempurna. “Belum sempurna, akan terus melakukan pembenahan mekanisme pengisian jabatan pada OPD-OPD itu, mungkin Februari ada lagi, Maret ada lagi, dan seterusnya sampai dirasa cukup,” ujarnya.

Selain itu, sesuai dengan Peraturan Gubernur No. 25 Tahun 2019 tentang Pedoman Kelembagaan Urusan Keistimewaan tersebut juga terjadi pada Dinas Pertanahan dan Tata Ruang menjadi Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sarana. Ada juga, Kecamatan berubah mama menjadi Kemantren, Camat menjadi Mantri Pamong Praja dan Kelurahan menjadi Kalurahan.

Dalam kesempatan ini, HS juga berkomitmen bahwa pada tahun ini tidak ada Pelaksana Tugas (Plt). Beberapa jabatan yang masih berstatus Plt antara lain Kepala Dinas Kebakaran, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik), hingga Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM.

Ketua DPRD Kota Jogja Danang Rudyatmoko mendukung langkah Pemkot Jogja pada awal 2021 ini. Menurut dia, pejabat yang dilantik akan disesuaikan dengan peraturan perundangan yang ada. Termasuk Perda yang sudah dibuat di kalangan legislator untuk penyesuaian nomenklatur dan memungkinkan adanya penyesuaian jabatan-jabatan struktural. “Harapan kami adalah bekerja lebih baik efektif, efisien dalam rangka melayani kebutuhan masyarakat di wilayah kota Jogja,” katanya. (wia/pra)

Jogja Utama