RADAR JOGJA – Ada 691 Aparatur Sipil Negara (ASN) baru yang bekerja untuk Pemprov DIJ mulai tahun ini. Mereka mulai bekerja Senin (4/1).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIJ Amin Purwani mengatakan, seluruh ASN baru tersebut hadir semuanya di hari pertama mereka bekerja. “Semua terinformasi datang, yang di OPD sudah serah terima semua. SK-nya pun sudah” kata Amin kepada Radar Jogja Senin (4/1).

Amin juga menjelaskan, penempatan ASN paling jauh berada di Badan Penghubung Daerah Bahubda DIJ yang ada di Jakarta. Mereka diberi waktu untuk mulai berkantor hingga Rabu (6/1/) mendatang.

Kendati demikian, Bahubda DIJ telah melakukan pelaporan awal terkait kehadiran pegawainya. “Lapor pertamanya di BKD tadi pagi. Kita kasih waktu satu hari sampai besok Rabu untuk ngantor di Jakarta,” tandasnya.

Kendati memperoleh tenaga tambahan, Pemprov DIJ masih membutuhkan pegawai baru. Namun Amin belum bisa merinci jumlahnya. Sebab, pihaknya masih melakukan pemetaan.

Nantinya, BKD DIJ akan mengajukan usulan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) pada April mendatang. Baru jumlah pasti itu bisa diketahui.

BKD DIJ juga AKAN menerima 43 pegawai yang merupakan lulusan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). “Karena kami menerima tenaga tambahan dari STAN sebanyak 43 orang, sudah ada MoU dengan Kementerian Keuangan, akan mendapat bantuan tenaga dari STAN selama lima tahun. Jadi itu harus kita maping ulang,” tandasnya.

Sementara itu, Sekprov DIJ, Kadarmanta Baskara Aji memiliki harapan khusus kepada tenaga-tenaga baru yang bergabung dengan Pemprov DIJ. Aji berharap mereka tidak terlalu lama beradaptasi dan bisa langsung bekerja. “Kompetensi mereka sangat dibutuhkan, segera bekerja dengan baik jika masih belum tahu segera bertanya,” harap Aji. (kur/pra)

Jogja Utama