RADAR JOGJA – Kepala Seksi Lembaga Budaya Dinas Kebudayaan DIY Endang Widuri menjelaskan, saat ini DIY telah memiliki 56 desa budaya. Sejauh ini telah ada 30 desa yang digolongkan sebagai desa budaya maju, 24 desa masuk kategori desa budaya berkembang, dan 2 desa budaya tumbuh.

“Harapan dari 56 desa budaya bisa menjadi maju karena desa budaya ada tiga kriteria. Yakni, tumbuh, berkembang, dan maju,” paparnya.

SEMANGAT: Pelaku seni desa budaya difasilitasi untuk tampil di berbagai event.(ISTIMEWA)

Setelah digolongkan sebagai desa budaya yang maju, desa diharapkan terus mengalami peningkatan kapasitas menjadi desa mandiri budaya. Ini juga merupakan salah satu basis keistimewaan DIY. Sebab, antara provinsi, kabupaten, hingga desa menjadi kesatuan integral yang tidak bisa dipisahkan.

“Kita harapkan semua desa budaya maju bisa naik jadi desa mandiri budaya,” harapnya.

Pada 2021 mendatang, telah ada 10 kandidat desa mandiri budaya yang akan ditetapkan. “Untuk Desa Mandiri Budaya tidak hanya Disbud DIY yang mengampu. Tapi, juga ada Dinas Pariwisata DIY, Diskop UKM DIY, hingga Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY,” tuturnya. (tor/amd)

Jogja Utama