RADAR JOGJA – Gubernur DIJ Hamengku Buwono X menerima kunjungan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G. Plate di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Jumat (16/10). Pertemuan tersebut guna membahas pengembangan infrastruktur dan informatika di DIJ. Khususnya terkait kelancaran proses belajar mengajar dan pendidikan baik selama Covid-19 ataupun setelah Covid-19.

Johnny mengatakan hingga saat ini terdapat 12.500 daerah yang belum terjangkau jaringan 4G, sebanyak 9.100 di antaranya merupakan daerah 3T. Ditargetkan dalam kurun 2021-2022 seluruh daerah tersebut dapat terjangkau jaringan 4G. Di DIJ sendiri masih terdapat 41 titik yang memerlukan pelayanan cepat 4G.

“Pembangunannya menggunakan BLU Bakto Kominfo yang menggunakan anggaran APBN, PNBP, dan University Service Obligation,” katanya usai pertemuan.

Selain itu ada pula rencana untuk menyiapkan digitalisasi aksara Jawa.

“Tujuannya adalah agar semua yang ada di prasasti dan budaya tinggi, peninggalan leluhur bisa dipahami dan dilestarikan oleh generasi masa kini dan masa depan,” jelasnya.

Sementara itu Gubernur DIJ Hamengku Buwono X menyatakan program tersebut tidak hanya untuk Bahasa Jawa, tapi juga bahasa daerah lain.

“Bahasa lain yang merupakan Bahasa Ibu dari provinsi lain juga ada. Sehingga harapan saya, jangan sampai Bahasa Ibu lain kalah Bahasa jawa, karena masyarakat lokal setempat tidak ada yang memakai lagi. Kita jaga agar bisa lebih dipahami oleh masyarakat,” ujar HB X. (sky/tif)

Jogja Utama