RADAR JOGJA – Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di DIJ diperpanjang hingga 31 Oktober 2020. Perpanjangan status tanggap darurat ini merupakan yang ke lima kalinya, sebelum masa tanggap darurat ke empat selesai besok (30/9). Dalam surat Keputusan Gubernur DIJ Nomor 286/KEP/ 2020 tertulis, perpanjangan masa status tanggap darurat ini berdasar dari hasil evaluasi perpanjangan sebelumnya.

“Alasan utamanya, kasus belum melandai masih terus terjadi. Selain itu sekaligus untuk memastikan kebutuhan penanganan Covid-19 dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat seperti dinamika perkembangan kasus dan dampaknya,” jelas Wakil Ketua Sekretariat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 DIJ Biwara Yuswantana, Selasa (29/9).

Pertimbangan lainnya, lanjut Biwara, masih minimnya tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sehari-hari.

“Kurangnya displin kepada masyarakat akan pentingnya prokes (protokol kesehatan) juga menjadi bahan pertimbangan dengan penegakan hukum dinilai sangat penting untuk meningkatkan hal tersebut,” tegasnya.

Menanggapi situasintersebut Satuan Tugas Covid-19 akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. terlebih sektor sosial dan ekonomi sudah mulai berjalan kembali.

“Pelayanan kesehatan dan kebutuhan shelter juga akan terus dipenuhi sesuai perkembangan yang ada,” tandasnya. (sky/tif)

Jogja Utama