RADAR JOGJA – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda DIY selenggarakan Sosialisasi Eksternal Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Obvitnas dan Objek Tertentu di Hotel Griya Persada Kaliurang. Acara yang berlangsung sejak 22-24 September ini dihadiri oleh para pemimpin perusahaan yang bergerak di bidang industri, perhubungan, instalasi, pertambangan dan energi, wisata, lembaga negara, serta perhotelan.

Direktur Pamobvit Polda DIY Kombes Pol Achmadi SIK MH mengatakan, merujuk pada Keppres Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obvitnas, Polri berkewajiban memberi bantuan pengamanan terhadap obvitnas. Pengamanan tersebut bertujuan untuk menghindari ancaman dan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Perlu diberikan jasa bantuan pengamanan dan manajemen sistem pengamanan oleh Polri sehingga akan diketahui sejauh mana efektitivitas pengamanan yang telah diterapkan,” ujarnya Kamis (23/9).

Pengamanan tersebut telah dilengkapi dengan peralatan yang memadai dan dapat dimanfaatkan oleh objek yang membutuhkan. “Silakan rekan membuat surat saja. Kami mempunyai banyak alat deteksi, ada X-Ray, deteksi bom, narkoba, dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Berdasarkan data Polda DIY, sambungnya, saat ini terdapat 29 obvitnas dan objek vital tertentu yang masih dalam tahap pendataan. Nantinya, hasil pendataan akan direkomendasikan ke Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri. “Proses pendataan selanjutnya akan direkomendasikan ke Baharkam Mabes Polri untuk mendapatkan penetapan dan penilaian sebagai objek vital tertentu,” tambahnya.

Menurut dia, melalui kegiatan ini, Polda DIY mengajak para otoritas pengelola obvitnas maupun objek vital tertentu untuk tidak menjadikan pengamanan sebagai beban organisasi, melainkan investasi untuk meningkatkan produktivitas objek-objek tersebut. “Pengamanan bukanlah beban bagi organisasi, akan tetapi merupakan investasi bagi setiap obvitnas maupun objek vital tertentu sehingga memiliki impact terhadap produktivitas obvitnas maupun objek vital tertentu tersebut,” paparnya. (mg1/pra)

Jogja Utama