RADAR JOGJA – Sudah selesai pembangunannya, Rusunawa Bener belum akan ditempati MBR di Kota Jogja. Selama masa pandemi Covid-19 ini akan dimanfaatkan sebagai shelter pasien positif Covid-19 OTG.

Pemkot Jogja menetapkan shelter bagi pasien Covid-19 orang tanpa gejala (OTG). Ditargetkan shelter ini bisa digunakan Senin (21/9).  Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti (HS) mengatakan lokasi bagi penampungan OTG ini berada di rumah susun sederhana (Rusunawa) Bener Tegalrejo.

Pertimbangan penyediaan shelter bagi OTG karena mereka perlu penanganan yang baik. Mereka punya potensi menularkan ke orang lain meski tidak mengalami berbagai gejala. “OTG ini akan kita dorong kesana nanti untuk isolasi mandiri. Karena kalau di rumah dan puskesmas juga sangat rentan,” katanya usai melakukan tinjauan kemarin (16/9).

HS menjelaskan pemilihan Rusunawa karena tidak ada pilihan lain yang paling cepat dan tepat. Selain itu emkot juga akan memanfaatkan RS Pratama bagi OTG yang tersedia delapan unit kamar terpisah dari pasien umum. “Rusun ini belum diserahkan, kami minta izin untuk dipergunakan dulu,” ujarnya.

Menurutnya, sesuai prosedur pemkot tidak menyalahi aturan karena secara administratif telah melayangkan surat ke pemerintah pusat untuk meminta izin menggunakannya demi kepentingan penanganan Covid-19. Sembari menunggu jawaban, melakukan pengecekan dan melengkapi fasilitas. “Saya akan pastikan izinnya lagi sudah follow up belum jangan sampai belum dapat izin sudah kita pakai. Tapi kalau untuk kepentingan penanganan Covid-19 saya rasa tidak bermasalah, insyaallah dapat izin,” ujarnya.

Rusunawa tersebut dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dan telah diselesaikan satu unit tower dari rencana dua unit. Direncanakan akan ditempati masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Jogja. Total ada 42 ruang dengan tiap ruang terdapat dua kamar tidur, satu kamar mandi dan satu dapur. “Senin sudah bisa digunakan insyaallah,” imbuhnya. (wia/bah)

Jogja Utama