RADAR JOGJA – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  kebutuhan gas menjelang hari raya Idul Adha kali ini menurun. Ini tidak lepas sebagai dampak pandemi Covid-19, termasuk di Jogjakarta.

“Konsumsi memang menurun sejak merebak Covid-19. Salah satu penyebabnya mahasiswa dan turis atau wisatawan berkurang saat pandemi ini,” tutur Sales Branch Manager I Kota Jogja M Ali Akbar Felayati kepada Radar Jogja Minggu (12/7).

Akfel, sapaan akrabnya menyebutkan, secara keseluruhan stok gas di Kota Jogja menjelang Idul Adha aman. “Realisasi gas LPG 3 kilogram rata-rata di angka 1.525 ton per bulan,” ungkapnya.

Sedangkan estimasi untuk bulan Juli ini belum ada lonjakan. Dengan rata-rata harian masyarakat Kita Jogja mengonsumsi sekitar 63 ton per hari. “Kurang lebih 21 ribu tabung per hari,” jelasnya.

Terkait pendistribusian gas melon itu, Akfel menyebutkan sejauh ini tidak ada kendala. Pemerataan gas juga optimal. “Lancar. Tidak ada hambatan,”  ujarnya.

Senada, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja Yunianto Dwi Sutono menyebutkan, stok kebutuhan pokok atau pangan di Kota Jogja juga aman. “Hingga Idul Adha nanti aman,” ungkapnya. (cr1/laz)

Jogja Utama