RADAR JOGJA – Sejumlah water barrier sebagai pembatas dipasang di Jembatan Layang (flyover) Lempuyangan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja dan Satlantas Polresta Jogja mengambil langkah ini untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan di lokasi tersebut. “Potensi kecelakaan bisa terjadi. Jadi kami memasang itu untuk antisipasi,” jelas Kasatlantas Polresta Jogja AKP Imam Bukhori, Sabtu (4/7).

Pemasangan water barrier di sisi utara jembatan kurang lebih lima meter itu untuk menghindari kejadian yang serupa. Dimaksudkan, agar para pengemudi tidak nekat untuk putar balik. “Namun, tak menutup kemungkinan jug

Imam berharap, pembatas jalan tersebut dapat dipatuhi dan menjadi perhatian para pengguna jalan. Pengemudi, diimbau untuk tetap menaati aturan lalu lintas untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas. “Selain itu juga untuk mengingatkan pengemudi agar sadar dan tidak membahayakan pengendara lain,” sambung dia.

Water barrier biasanya digunakan untuk pembatas jalan atau pembagi ruas. Sifatnya pun juga sementara. Biasanya, benda itu hanya digunakan untuk kebutuhan mendesak. Terkait pemasangan di utara flyover tersebut, pihaknya belum dapat memastikan akan bertahan sampai berapa lama.

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu Rabu (1/7) telah terjadi kecelakaan di Flyover Lempuyangan sekitar pukul 10.00. Kejadian itu menewaskan satu pengendara bermotor. Setelah kejadian itu, terjadi kembali kecelakaan di tempat yang sama pada pukul 18.00.

Salah seorang warga sekitar flyover, Budi Susilo,35, menjelaskan, di tempat tersebut memang banyak pengendara yang sering berputar arah dan membahayakan pengguna yang lain. (cr1/din)

Jogja Utama