RADAR JOGJA – Empat Bintara Polda DIJ dinyatakan sembuh dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Keempatnya merupakan siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) yang tengah menjalani pendidikan di SPN Selopamioro Bantul. Dinyatakan positif sepulang dari Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Sukabumi.

Keempat polisi yang dinyatakan sembuh di antaranya pasien kasus 256, seorang laki-laki berusia 36 tahun asal Bantul. Kasus 257, laki-laki berusia 39 tahun asal Sleman. Kasus 260, laki-laki berusia 38 tahun asal Sleman. Kasus 261, laki-laki berusia 36 tahun asal Bantul.

“Benar sudah sembuh empat orang, yang empat lagi masih dalam perawatan di RS Bhayangkara. Sembuh setelah menjalani delapan hari perawatan,” jelas Kabid Humas Polda DIJ Kombespol Yuliyanto, Sabtu (20/6).

Keempat calon perwira ini dinyatakan positif Covid-19 sejak pekan lalu, Jumat (12/6). Empat Bintara yang belum sembuh yakni pasien kasus 258, laki-laki berusia 37 tahun, kasus 259, laki-laki berusia 34 tahun. Keduanya warga Kabupaten Sleman.

Dua Bintara lainnya adalah pasien kasus 262. Pasien laki-laki berusia 35 tahun asal Kota Jogja. Pasien kasus 263, identitasnya pasien laki-laki berusia 34 tahun asal Kota Jogja.

“Kalau yang sudah sembuh lanjut sekolah lagi di SPN Selopamioro. Saat ini posisinya sudah kembali ke sana (SPN Selopamioro Bantul),” katanya.

Kapolres Sleman medio 2016 ini memastikan temuan kasus tak mengganggu kinerja kepolisian. Selama menjalani pendidikan, kedelapan Bintara dinonaktifkan sementara dari ketugasan. Fokusnya adalah menjalani pendidikan sebagai siswa SIP.

Adanya kasus ini juga menjadi catatan penting bagi jajaran Polda DIJ. Upaya preventif berlaku untuk seluruh personel. Berupa uji rapid diagnostic test (RDT) secara berkala. Disamping itu tetap ada pemeriksaan kesehatan secara rutin. 

“Rapid tes berkala melihat kebutuhan, melihat kondisi. Tapi untuk pengecekan kesehatan sudah rutin oleh masing-masing kesatuan,” ujarnya. (dwi/tif)

Jogja Utama