RADAR JOGJA – Setelah beberapa hari melandai bahkan zero case, kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di DIJ kembali terjadi. Ada empat kasus baru yang tercatat oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ. Sehingga akumulasi kasus positif mencapai 242 kasus.

Dari keempat kasus tersebut, tiga kasus merupakan pengembangan kasus pedagang ikan. Tepatnya pasien kasus 234 dan kasus 235. Ketiga kasus pengembangan pedagang ikan berasal dari Kabupaten Gunungkidul.

“Benar tiga kasus yang tercatat sebagai kasus 241, kasus 242 dan kasus 243 merupakan hasil tracing dari kasus pedagang ikan. Ketiganya adalah hasil tracing Dinas Kesehatan Gunungkidul,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Berty Murtiningsih, Sabtu (6/6).

Detil setiap kasus di antaranya, kasus 241, pasien laki-laki berusia 27 tahun. Kasus 242, pasien laki-laki berusia 35 tahun. Terakhir kasus 243 adalah pasien laki-laki berusia 34 tahun.

“Dua kasus awal, itu profesinya suplayer ikan. Memiliki riwayat perjalanan dari Semarang. Lalu berjualan di Jogjakarta,” katanya.

Kasus keempat atau kasus 244 adalah pasien laki-laki berusia 23 tahun asal Kulonprogo. Berdasarkan catatan medis memiliki riwayat perjalanan dari Tangerang Banten. Tiba di Jogjakarta tanggal 30 Mei.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DIJ ini menuturkan kasus 244 telah melalui rangkaian tes medis. Setibanya di Jogjakarta langsung menjalani uji rapid diagnostic test (RDT). Hasilnya adalah reaktif.

“Lanjut uji swab dengan PCR hasilnya positif Covid-19. Info dari Dinkes Kulonprogo yang bersangkutan pulang ke Jogjakarta karena diPHK (pemutusan hubungan kerja),” ujarnya.

Gugus Tugas Covid-19 DIJ juga melaporkan adanya penambahan kasus sembuh. Tepatnya empat kasus, dengan akumulasi kesembuhan 179 kasus. Salah satu dari pasien sembuh tercatat berkewarganegaraan India.

Pasien sembuh di antaranya kasus 183, perempuan berusia 27 tahun asal Gunungkidul. Kasus 185, perempuan berusia 44 tahun asal Sleman. Kasus 189, laki-laki berusia 27 tahun asal Kulonprogo. Kasus 211 adalah laki-laki berusia 43 berstatus WNA India.

“Dari catatan ini, akumulasi kasus positif ada 242, lalu kesembuhan mencapai 179 kasus. Pasien yang masih rawat inap isolasi 55 pasien. Adapula delapan pasien positif Covid-19 yang telah meninggal dunia,” katanya.

Laporan kematian juga tercatat pada hari ini, berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Identitasnya adalah pasien anak berusia 1 tahun asal Kota Jogja. Sudah menjalani uji swab tapi hasil belum keluar.

“Kalau komorbid atau riwayat penyakit ada kanker usus. Pasien ini pasca menjalani operasi untuk penyakitnya,” ujarnya. (dwi/tif)

Jogja Utama