RADAR JOGJA – Pasien positif Covid-19 di DIJ bertambah satu orang, sehingga secara akumulatif terdapat 237 kasus positif. Penambahan juga terjadi pada pasien yang dinyatakan sembuh yakni sebanyak enam orang.

Juru Bicara Pemprov DIJ untuk penanganan Covid-19 di DIJ Berty Murtiningsih menjelaskan, kasus terbaru disebut dengan kasus 239, laki-laki 38 tahun warga Bantul. “Pasien memiliki riwayat perjalanan kembali dari Sukabumi,” jelasnya kemarin.

Menurutnya, terjadi tren di mana penularan terjadi pada pasien yang memiliki riwayat dari luar daerah. Sejauh ini belum didapati adanya pemudik yang dinyatakan positif korona. “Kalau hari ini yang dari Sukabumi karena ada urusan kerjaan. Yang Jakarta diumumkan kemarin juga sama,” jelasnya.

Berty mewanti masyarakat untuk tetap mewaspadai adanya potensi penularan Covid-19. “Ikuti terus anjuran pemerintah dan taat pada protokol kesehatan yang ada. Jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hindari kerumunan,” katanya.

Untuk penambahan enam kasus kesembuhan yakni kasus 104, laki-laki 79 tahun warga Sleman; kasus 156, laki-laki 25 tahun warga Bantul; kasus 163 perempuan 48 tahun warga Kota Jogja; kasus 223, perempuan 50 tahun warga Gunungkidul. Kemudian kasus 224, laki-laki 20 tahun warga Gunungkidul; dan kasus 228, laki-laki 25 tahun warga Sleman.

Saat ini terdapat 1.535 pasien dalam pengawasan (PDP) di DIJ, 119 di antaranya mendapat perawatan di RS rujukan Covid-19. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) terdapat 6.665 orang. (tor/laz)

Jogja Utama