KTP Jogja, Kuota Hanya 34 Siswa di SMPN 13 Jogja

RADAR JOGJA – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) kelas khusus olahraga (KKO) mulai dibuka sejak Jumat (29/5). Pendaftaran dilakukan secara offline sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Pendaftaran PPDB KKO dilakukan hingga 5 Juni.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja Budi Asrori mengatakan, kuota PPDB KKO yang disiapkan tahun ini sama seperti tahun lalu yaitu satu kelas sejumlah 34 siswa. Program KKO  hanya ada di satu sekolah yakni SMPN 13 Kota Jogja. Pendaftaran ini berlaku untuk warga ber-KTP Jogja. “Ini berkaitan dengan pembibitan atlet daerah nanti,” katanya Sabtu (29/5).

Budi menjelaskan ada tes bakat keolaharagaan yang harus diikuti pada 10 Juni. Sedang pengumuman hasil seleksi pada 15 Juni. ” Siswa diminta melakukan daftar ulang supaya tidak dicoret,” ujarnya.

Kepala SMPN 13 Jogja Orbantari Dwi Santosawati mengatakan berbagai protokol kesehatan diterapkan saat PPDB KKO. Seperti membagi jadwal pendaftaran berdasarkan kecamatan,  wajib pakai masker, cuci tangan dengan sabun, pemeriksaan suhu tubuh, serta menjaga jarak fisik seperti tempat duduk untuk mengantri sudah diatur sesuai jarak aman. “PPDB KKO tidak bisa online karena ada tes khusus keolahragaan,” katanya.

Hari pertama dibuka PPDB KKO bagi calon peserta didik baru berdasarkan dari kecamatan terdekat dengan sekolah yakni Mantrijeron dan Kraton. Pembagian jadwal berdasarkan kecamatan untuk mencegah adanya kerumunan. “Yang masuk ke sini benar-benar yang punya minat dan bakat di bidang olahraga,” ujarnya.

Pun calon peserta didik yang tidak diterima program KKO dapat mengikuti PPDB reguler. Sedangkan calon peserta didik yang telah diterima pada KKO tidak dapat mengikuti PPDB reguler. “Kalau tidak diterima bisa mendaftar PPDB reguler. Sedangkan yang sudah diterima datanya dikunci tidak bisa daftar lagi,” jelasnya.

Target penerimaan pendaftar tahun ini khsusus program KKO lebih tinggi yakni 80 pendaftar daripada tahun lalu hanya 60 pendaftar untuk satu kelas berisi 34 siswa. Hari pertama dua kecamatan dilaporkan sudah ada 20 pendaftar yang mengambil formulir. Sedangkan yang mengembalikan berkas ada 9 orang. “Kalau berkas sudah lengkap boleh mendaftar lagi,” tambahnya.

Menurutnya, seleksi PPDB KKO berdasarkan hasil penilaian tes, portofolio dan nilai akhir siswa. Bobotnya 45 persen dari tes bakat, 30 persen portofolio dan 25 persen nilai akhir siswa.

Hari kedua PPDB KKO akan diselenggarakan pada Selasa (2/6) dibuka untuk Gondokusuman, Gondomanan, Kotagede, dan Umbulharjo.

Hari ketiga, Rabu (3/6) untuk Wirobrajan, Tegalrejo, dan Pakualaman. Hari keempat, Kamis (4/6) untuk Jetis, Ngampilan, Danurejan. Dan hari terakhir Jumat (5/6) untuk Gedongtengen dan Mergangsan. ”

Salah satu orangtua calon pendaftar Miranti mengaku kebingungan dengan sistem pendaftaran berdasarkan kecamatan tersebut. “Agak bingung, biasanya nggak kayak gini,” kata warga Keparakan Lor Mergangsan itu.

Dia sengaja menyekolahkan anaknya di SMPN 13 Jogja agar dapat mengembangkan bakat beladiri meskipun belum pernah mendapat juara. (wia/din)

Jogja Utama