RADAR JOGJA – Universitas Islam Indonesia (UII) membuat portal untuk Warung Rakyat untuk digunakan berjualan online oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi ratusan pelaku UMKM sebagai penggerak ekonomi yang mulai terganggu karena pandemi Covid-19.

Koordinator Warung Rakyat Mutia Dewi menjelaskan, portal ini dibuat untuk mengalihkan aktivitas UMKM yang semula konvensional menjadi online karena adanya anjuran physical distancing. Melalui website warungrakyat.uii.ac.id, telah ada 313 UMKM yang tergabung dalam portal ini sampai Sabtu (2/5) siang.

Tidak hanya dari wilayah DIJ, UMKM yang terdaftar juga berasal dari seluruh Indonesia. “Setiap hari, pengunjung portal bisa mencapai 3.000 visitor,” ungkap Mutia.

Menurutnya, pembeli akan dimudahkan dengan detail informasi dari para penjual. Mulai dari ragam produk, alamay, kontak penjual, mekanisme pembayaran sampai pengiriman. “Metode pembayaran dan pengantaran nantinya disepakati kedua belah pihak,” ungkapnya.

Portal yang digunakan untuk mediator dan tidak mengambil keuntungan apapun, tetap dilakukan proses kurasi. Ini digunakan untuk memastikan validitas dari UMKM yang bergabung. Sehingga, untuk mengantisipasi adanya malapraktik usaha yag akan merugikan konsumen.

Menurut Mutia, ada beragam produk yang dijual di Warung Rakyat. Mulai dari makanan dan minuman siap saji, bahan makanan, alat kesehatan, konveksi, kerajinan hingga jasa. Seiring berjalannya waktu, Mutia yakin pelaku UMKM yang akan bergabung akan bertambah banyak. Dan dengan adanya portal, Mutia berharap menjadi solusi karena akses yang mudah dan bisa dijangkau secara nasional.

Untuk selanjutnya, tambah Mutia, portal akan dilengkapi dengan fitur lain seperti profil setiap UMKM, galeri foto, testimoni dan halaman berita. Fitur baru tersebut diharapkam mampu memberikan pengalaman baru bagi pengunjung portal. “Selain melakukan kegiatan transaksi belanja, juga memperoleh indormasi lain untuk menguatkan literasi publik,’’ jelasnya. (eno/din)

Jogja Utama