RADAR JOGJA – Pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Jogjakarta bertambah. Pasien kasus 36 ini berjenis kelamin laki-laki dan berusia 18 tahun. Pasien ini tercatat sebagai warga Kabupaten Gunungkidul.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Berty Murtiningsih menuturkan pasien kasus 36 merupakan imported case. Pasien ini memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan terdapat gejala Covid-19 yaitu pneumonia.

“Bukan local transmition, tapi dari Jakarta. Pasien ini ada riwayat pulang dari Jakarta setelah pendidikan. Tapi memang alamatnya Gunungkidul,” jelasnya, Minggu (5/4).

Total pasien positif yang dirawat di Jogjakarta hingga saat ini mencapai 25 pasien. Dengan catatan enam pasien dinyatakan sembuh dan empat pasien meninggal dunia. Adapula satu pasien yang dipindahkan catatannya ke daerah asal, Kebumen, Jawa Tengah.

“Pasien saat ini sudah menjalani rawat isolasi. Dinyatakan positif setelah uji swab dari BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) Jogjakarta terbit,” katanya.

Catatan kasus tak hanya penambahan positif. Adapula dua pasien meninggal selama proses isolasi. Detailnya satu kasus positif Covid-19 dan satu pasien dalam pengawasan (PDP).

Pasien positif tersebut adalah pasien kasus 14. Berjenis kelamin laki-laki, berusia 71 tahun dan berdomisili Bantul. Lalu pasien PDP usia 88 tahun. Berjenis kelamin perempuan dan tercatat sebagai warga Kulonprogo.

Pasien kasus 14 diketahui memiliki komorbid atau penyakit penyerta yang kronis. Berty menuturkan komorbid membuat pasien masuk dalam golong rentan. Ini karena memperberat upaya penyembuhan dari Covid-19. 

“Untuk pasien kasus 14 meninggal pagi ini (5/4). Diketahui memiliki riwayat komorbid yaitu ginjal dan leukimia. Kalau yg PDP belum dilakukan uji swab. Keduanya dimakamkan dengan protokol tertinggi,” ujarnya. (dwi/tif)

Jogja Utama