RADAR JOGJA –  semakin sepi. PT KAI Persero Daerah Operasional (Daop) 6 Jogjakarta melakukan pembatalan sebanyak 126 perjalanan kereta api setiap hari pada April 2020. Pembatalan tersebut baik KA lokal atau KA jarak jauh dan sudah mulai diberlakukan sejak (1/4) lalu.

Manajer Humas Daop 6 Jogjakarta Eko Budiyanto mengatakan, pembatalan trip tersebut yaitu kereta yang berangkat dari wilayah Daop 6 atau kereta yang melintas. “KA lokal itu yakni KA bandara, baik Solo maupun YIA,” tuturnya kepada Radar Jogja, kemarin (3/4).

Untuk trip menuju Bandara YIA yakni sebanyak 24 rute dan 46 trip dari Solo menuju Bandara Adi Sumarmo Solo juga dibatalkan. “Kereta jarak jauh yang dibatalkan sebanyak 56 trip, seperti menuju Jakarta, Bandung, Malang, dan seterusnya,” jelasnya.

Sebanyak 56 trip KA jarak jauh tersebut termasuk juga KA yang melintas di wilayah Daop 6 yakni sebanyak 24 trip kereta yang melintas. Sisanya sebanyak 34 kereta, berangkat dari stasiun yang berada di wilayah Daop 6 seperti, Lempuyangan, Tugu, Solo Balapan, Purwosari, dan seterusnya.

Sedangkan, untuk KA prameks dan kereta yang bersifat penugasan dari pemerintah yang lain tetap beroperasi seperti biasa. “KA jarak jauh juga masih ada yang beroperasi tetapi terbatas,” imbuhnya.

Eko mengungkapkan, Jumlah penumpang kereta pada April 2020 per hari hanya sekitar 3.000 penumpang. Hal tersebut sangat berpengaruh atau akan berbanding lurus dengan menurunnya jumlah penumpang KA karena banyak yang membatalkan tiket. “Yang membatalkan tiket mulai Maret sampai dengan Kamis (2/4) sekitar 28 ribu penumpang,” imbuhnya.

Hingga Kamis (2/4) juga sudah sekitar 5.000 penumpang yang melakukan ubah jadwal perjalanan kereta. Namun, mereka tetap akan diberikan refund sebanyak 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku. Bagi penumpang yang melakukan pembatalan untuk keberangkatan kereta pada 23 Maret hingga 29 Mei berhak mendapatkan refund. (cr1/pra)

Breaking News