STERILISASI: Sterilisasi ruangan Perpustakaan Kota Jogja dengan melakukan penyemprotan disinfektan. (Perpustakaan Kota Joga For Radar Jogja)

RADAR JOGJA – Demi keselamatan dan menghindari aktivitas yang menghadirkan orang banyak, Perpustakaan Kota Jogja ditutup untuk sementara waktu. Perpustakaan Kota Jogja sudah menutup layanan hingga Selasa (31/3). Ini juga berlaku di perpustakaan alternatif wilayah selatan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jogja Wahyu Hendratmoko mengatakan, penutupan tersebut salah satu bentuk kewaspadaan dengan adanya virus korona. “Nah, 31 Maret akan coba kami review lagi,” tuturnya kepada Radar Jogja, kemarin (28/3).

Dia menyebutkan, pada 31 Maret tersebut akan di-review mengenai akan lanjut atau tidak terkait penutupan layanannya.  Pihaknya akan melakukan evaluasi dan mempertimbangkan kondisi penyebaran virus korona. “Kemungkinan akan ada perpanjangan penutupan layanan jika situasi masih tidak memungkinkan,’’ tambahnya.

Wahyu juga menyampaikan, penutupan sementara layananan di Perpustakaan Kota ini sekaligus akan  dimanfaatkan untuk mensterilkan ruangan dan lokasi di sekitarnya. “Sekaligus untuk pemeliharaan sarana dan prasarana yang ada,’’ tuturnya.

Meski demikian, bagi para peminjam buku yang akan mengembalikan buku, masih akan tetap dilayani. Bagi anggota yang akan mengembalikan buku dapat melalui layanan Inovatif Sapa Ratu. “Seperti drive thru,” jelasnya.

Drive thru dibuka setiap Senin hingga Jumat.  Dengan jam operasional pukul 09.00  hingga 15.00. Namun untuk Jumat hanya akan ada sampai pukul 14.00.

Saat layanan tutup dan perpustakaan tidak ada pengunjung, pihak Perpustakaan Kota Jogja akan mensterilkan perpustakaan salah satunya dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Penyemprotan tersebut dilakukan di halaman sekitar perpustakaan, ruang-ruang baca, rak kolekesi buku-buki, dan seluruh ruangan. (cr1/din)

Jogja Utama