RADAR JOGJA – Dibukanya masa pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) berimbas pada permintaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Lonjakan pemohon telah terlihat di Polresta Jogja sejak sepekan lalu. Tercatat dalam satu hari Polresta Jogja bisa menerbitkan hingga 120 SKCK.

Kepala Sub Bagian Humas (Kasubag) Polresta Jogja Iptu Sartono lonjakan didominasi pemohon muda. Mayoritas merupakan pemohon untuk keperluan CPNS. Persyaratan tersebut wajib dipenuhi oleh peserta seleksi CPNS. “Iya ada peningkatan sejak akhir Oktober. Biasanya meningkat mendekati masa-masa pendaftaran CPNS. Lalu mulai surut saat masa seleksi CPNS telah berakhir,” jelasnya, beberapa waktu lalu.

Sartono memastikan blangko SKCK aman. Artinya stok di Polresta Jogja mampu memenuhi permintaan SKCK setiap harinya. Tentunya sesuai dengan masa jam operasional pelayanan publik. Tercatat pelayanan SKCK berlangsung dari 08.00 hingga 14.00.

Dia menjamin tidak ada pembatasan pemohon SKCK. Acuannya adalah jam operasional harian. Pengambilan nomor antrian tetap berlangsung hingga 14.00. Pelayanan tetap berlangsung hingga antrian nomor terakhir. “Untuk perbandingan akhir Oktober itu sampai 80 antrian setiap harinya. Minggu awal November ini bisa sampai 120 antrian setiap harinya. Tetap kami layani sesuai nomor antrian terakhir. Termasuk hari Sabtu sampai jam 11.00,” katanya.

Guna mengoptimalkan pelayanan, Polresta Jogja menambah jumlah tenda. Tujuannya untuk menampung para pemohon SKCK. Terbatasnya ruang tunggu membuat warga mengantri di luar ruangan. “Tambah tenda di depan pelayanan SKCK. Agar pemohon nyaman saat mengurus SKCK dan tidak berdesak-desakan di sisi dalam,” ujarnya.

Salah satu pemohon Sekar Kinanti, 24, mengaku sudah mengantri sejak pagi. Perempuan asal Gondokusuman ini berharap adanya peningkatan loket SKCK Polresta Jogja. Tujuannya agar seluruh pemohon bisa terlayani dengan optimal.

Dia juga berharap ada penambahan jam operasional. Termasuk penambahan petugas jaga. Terlebih pada masa-masa pendaftaran CPNS seperti saat ini. Lonjakan, menurutnya, pasti terjadi hingga masa pendaftaran berakhir. “Tahun lalu saya juga sempat ikut mencari SKCK. Sudah lebih baik karena ada penambahan tenda untuk menampung di luar ruangan. Tapi semoga kedepan bisa diioptimalkan lagi,” katanya. (dwi/pra)

Jogja Utama