RADAR JOGJA – Penyuluhan dan sosialisasi pengendalian berat badan sebagai upaya pencegahan penyakit bagi personel Polda DIY dilakukan pada Kamis (7/11). Kegiayan ini dilakukan karena setelah diadakan pengecekan menyeluruuh, anggota Polda DIY memiliki berat badan berlebih.

Ahli Madya Biddokkes Polda DIY AKBP Devina Ratnaningsih menjelaskan, giat penyuluhan terkait pengendalian berat badan dilakukan rutin satu kali dalam setahun. Dalam hal ini menyasar seluruh satuan kerja di Polda DIY.

Jika ditemukan personel dengan berat badan berlebih, tambah Devina, akan dilakukan program pengendalian berat badan diantaranya menambah porsi olahraga. “Di bawah pengawasan sebanyak dua kali dalam seminggu,” jelas Devina Kamis (14/11).

Menurut Devina, terdapat 178 personel yang akan melakukan olahraga tambahan pada hari Senin dan Rabu pagi selama satu jam selama tiga bulan lamanya. Disamping olahraga rutin yang dilakukan setiap hari Jumat.

Dikhawatirkan, berat badan berlebih akan mengakibatkan obesitas dan menimbulkan penyakit berbahaya yang sering timbul mendadak, seperti penyakit jantung. Untuk mengatasi hal tersebut, personel harus mengendalikan faktor-faktor penyebab timbulnya penyakit dengan minimal mengatur pola malan dan latihan fisik kurang lebih 30 menit setiap harinya.

Tidak hanya itu, dikhawatirkan personel dengan berat badan berlebih bisa terindikasi penyakit laoj seperti kolesterol dan gula darah tinggi. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat memelihara dan meningkatkan kesehatan serta dapat mendukung pelaksanaan tugas pegawai negeri pada Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya bagi personil ataupun PNS Polda DIY. (eno/pra)

Jogja Utama