JOGJA – Angka fatalitas akibat berkendara di jalan raya masih tergolong tinggi. Mayoritas disebabkan oleh kelalaian para pengendaranya. Mulai dari melawan arus, tidak menggunakan perlengkapan berkendara, melebihi batas kecepatan hingga main gawai sambil berkendara.

Inilah yang menjadi perhatian jajaran Polwan di lingkungan Polda DIY. Bertempat di simpangempat Tugu Pal Putih, puluhan polwan berkampanye keselamatan berlalu lintas. Aksi ini disertai  pembagian helm, medical kit, bunga mawar, coklat dan helm kepada pengendara kawasan tersebut. Sekaligus menyambut HUT Polwan.

PASANGKAN: Seorang polwan memakaikan helm kepada seorang pengendara yang lewat. (DWI AGUS/RADAR JOGJA)

“Temanya Selamatkan Generasi SDM Unggul Indonesia dari Korban Fatalitas Kecelakaan Lalu lintas. Memang masih cukup tinggi angka kecelakaan yang disebabkan kelalaian,” jelas Ketua HUT Polwan Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih ditemui di simpangempat Tugu Pal Putih Kamis  pagi (22/8).

Polwan yang juga menjabat Kasubid Penmas Bidhumas Polda DIY ini mendorong agar kesadaran diri muncul. Fatalitas, lanjutnya, dapat ditekan dengan berkendara sesuai aturan. Selain itu juga manajemen waktu. Faktor terburu-buru menjadi alasan pengendara tidak mengindahkan aturan yang ada.

Itulah mengapa dalam aksi ini terwakilkan dalam beberapa simbol. Seperti medical kit sebagai wujud peduli akan kesehatan. Helm sebagai wujud komitmen diri dalam berkendara di jalan raya. Coklat dan bunga menjadi pertanda perhatian atas keselamatan dalam berkendara.

Tak cukup hanya dibagikan, sebagain polwan juga turun langsung memasangkan beberapa simbol keselamatan berlalu lintas tersebut ke masyarakat. Di antaranya dengan memasangkan helm, hingga mengancingkannya. Menurut dia, sekadar tahu aturan berlalulintas saja tidak cukup, dipraktekan dalam keseharian juga. “Harus diingat saat patuh itu tidak hanya menjamin keselamatan pribadi tapi juga pengendara lainnya,” katanya.

Kampanye dan sosialisasi keselamatan berkendara ini merupakan rangkaian HUT ke -71 Polwan. Hari lahir korps Bhayangkara perempuan ini berlangsung 1 September. Beragam kegiatan akan menyambut hingga puncak peringatan HUT Polwan.

Berbagai kesatuan kepolisian wilayah Polda DIY turut meramaikan rangkaian acara. Kegiatan ini juga menjadi bukti polwan memiliki peran strategis. Baik yang bertugas operasional maupun adminsitrasi.

“Polwan masa kini banyak berkiprah di segala aspek. Termasuk dalam keselamatan berkendara di jalan raya. Tentunya dengan bentuk pendekatan yang berbeda,” ujarnya.

Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Ditlantas Polda DIY AKBP Tri Iriana menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan kesadaran berkendara terus tumbuh. Polisi khususnys Polwan tidak bisa selamanya mengingatkan. Sehingga untuk mematuhi semua regulasi jalan raya tetap berangkat dari diri sendiri.

“Jauh kedepan, sadar berlalulintas itu juga menjaga kualitas SDM bangsa. Itulah mengapa pengurangan fatalitas menjadi perhatian kami,” ungkapnya.

Kenapa lokasinya dilakukan di kawasan Tugu Pal Putih? Dia menjawab, “Kalau dipilihnya Tugu Pal Putih, selain ikon juga tergolong padat kendaraan.” (dwi/pra/by)

Jogja Utama