RADARJOGJA.CO.ID Insiden pesawat Garuda Indonesia GA258 yang tergelincir di Bandara Adisucipto Jogjakarta pada Rabu (1/2) pukul 19.51 mendapat perhatian PT Jasa Raharja. Sesaat setelah mendapatkan laporan ada pesawat yang gagal landing dengan sempurna di runway 27, malam itu juga perusahaan plat merah ini langsung mendatangi Bandara Adisucipto untuk memastikan kondisi penumpang dan awak pesawat.

“Kedatangan kami meninjau pesawat GarudaIndonesia yang tergelincir untuk berkoordinasi dengan pihak bandara dan manajemen Garuda terkait kondisi para penumpang,” kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang DIJ, Jahja Joel Lami SE MM AAAIK kepada Radar Jogja Online pekan kemarin.

Kedatangan PT Jasa Raharja yang dipimpin Jahja Joel Lami SE MM disambut oleh General Manager Garudan Indonesia Jogjakarta Branch Office Jogjakarta, Supriyono. Dalam pertemuan itu kedua pimpinan perusahaan BUMN tersebut sepakat saling bertukar informasi terkait insiden Jahja pesawat Garuda Indonesia rute Cengkareng-Jogja yang tergelincir.

Menurut Jahja, koordinasi tersebut sebagai tindak lanjut tugas pokok PT Jasa Raharja sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 1964 yaitu mengurusi santunan kecelakaan angkutan umum seperti pesawat terbang, kapal, bus, kereta api, dan angkutan umum lainnya.

“Jika ada penumpang pesawat Garuda Indonesia yang memperlukan penanganan medis maka biaya perawatannya nanti ditanggung oleh PT Jasa Raharja,” terang Jahja.

General Manager Garudan Indonesia Jogjakarta Branch Office Jogjakarta, Supriyono menyambut baik langkah PT Jasa Raharja yang pro aktif ikut memantau kondisi penumpang pesawat Garuda Indonesia yang tergelincir. Kedatangan PT Jasa Raharja tersebut sebagai bentuk komitmen pelayanan yang baik bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi langkah pro aktif PT Jasa Raharja,” kata Supriyono. (mar/dem)

Aman di Jalan