SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA
MENUNGGU: Calon penumpang di ruang tunggu Bandara Adisutjipto, kemarin (13/7). Mereka mengalami penundaan penerbangan karena adanya masalah teknis dan cuaca yang kurang bersahabat.
SLEMAN – Di tengah padatnya arus balik di bandara internasional Adisutjipto, kemarin (13/7) sejumlah penerbangan dari dan ke jogjakarta mengalami dua kali delay (penundaan) dan divert (pengalihan). Penundaan penerbangan ini karena cuaca yang cukup buruk dan adanya kendala teknis yang dialami oleh salah satu maskapai penerbangan.

Kendati tak sampai berjam-jam, delay yang terjadi dikeluhkan calon penumpang. Sebab, penundaan terjadi hingga dua kali, pada pagi dan petang. Kejadian ini juga sempat membuat pihak bandara menahan sejumlah penumpang di halaman parkir bandara, agar tidak terjadi penumpukan di dalam terminal pemberangkatan.

Kepala Humas Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Edwin Wibowo menggatakan, delay pada penerbangan pagi disebabkan oleh tebalnya kabut yang membatasi jarak pandang take-off dan landing dibawah minimal. “Demi keamanan bandara ditutup sementara,” ungkapnya.

Kabut tebal turun sekitar pukul 05.30, membuat tiga maskapai penerbangan yakni Citilink, Garuda, dan Lion Air dengan tujuan Jakarta terpaksa mengalami penundaan selama dua jam. Sedangkan tujuan Denpasar dan Balikpapan yang semuanya dari pesawat Lion Air menuju Jogja juga menagalami divert atau pengalihan penerbangan.

Edwin melanjutkan, delay kedua kali terjadi pada penerbangan sore yang dialami oleh sejumlah maskapai. Yakni Air Asia dengan tujuan Jakarta dan Denpasar, Nam Air tujuan Pontianak, Lion Air tujuan Banjarmasin dan Makassar, serta Wings Air tujuan Surabaya.

Edwin menambahkan, delay yang dialami oleh maskpai penerbangan petang kemarin disebabkan oleh kenadala teknis. “Merupakan dampak adanya kerusakan salah satu pesawat yakni bocornya hidrolik yang diketahui sebelum terbang,” ungkapnya. (sky/ila/ong)

Jogja Utama