SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA
TUNGGU KERETA: Penumpang di Stasiun Tugu Jogja yang sedang menunggu kereta datang. Tiket untuk tanggal merah di awal Mei ini sudah ludes terjual untuk jurusan Jakarta dan Bandung.
JOGJA – Tiket kereta api untuk masa libur pekan pertama Mei, sudah ludes terjual. Libur panjang di pekan itu dimanfaatkan betul bagi pengguna moda kereta api. Diketahui di awal pekan bulan Mei ada dua tanggal merah berurutan, yakni tanggal 5 Mei merupakan Hari Kenaikan Isa Al Masih dan 6 Mei memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Manajer Pemasaran dan Angkutan PT KAI Daop VI Jogjakarta Sujarwo menyebut, persentasi tiket yang terjual pada tanggal tersebut rata-rata sudah dipesan lebih dari 90 persen. Bahkan untuk beberapa tujuan tertentu sudah tidak bersisa.

Meski demikian, dia menyebut untuk tiket di beberapa relasi masih tersedia, namun jumlahnya sedikit. Relasi itu untuk kereta api Sancaka dari Stasiun Tugu Jogja-Stasiun Surabaya Gubeng dan beberapa kereta ke Bandung.

“Penjualan tiket di awal Mei nanti memang cukup diminati. Dari catatan kami per harinya di Mei itu rata-rata terjual tiket 25 ribu kursi di semua tujuan baik lokal, menengah, dan jarak jauh. Paling banyak ke arah barat seperti Jakarta dan Bandung,” katanya, Kamis (28/4).

Selain itu, pihaknya juga akan menyediakan kereta tambahan fakultatif kelas eksekutif. Dengan menggunakan rangkaian gerbong yang baru selesai diproduksi, kereta tambahan itu rencananya disediakan guna melayani jurusan Stasiun Solo Balapan-Stasiun Gambir.

“Termasuk kereta baru, ada sekitar sembilan gerbong dengan tiket seharga Rp 450 ribu. Akan dijalankan setiap liburan dengan waktu keberangkatan pagi pukul 09.00 WIB,” ujarnya.

Di samping itu, untuk langkah antisipasi membeludaknya jumlah penumpang dan menjaga pelayanan kepada penumpang, dia pastikan pegawainya tidak ada yang libur. Dia menetapkan kebijakan, melarang seluruh pegawai kereta api di lingkungan Daop setempat untuk libur atau mengambil cuti saat waktu puncak lonjakan penumpang.

“Agar pelayanan kepada masyarakat dan pengguna moda kereta api tetap terlayani dengan baik,” tandasnya. (riz/ila)

Jogja Utama