JOGJA – Kapan Kanjeng Gusti Pa-ngeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X akan ditetapkan menjadi Wakil Gubernur DIJ untuk sisa masa jabatan, akan ditentukan 1 April 2016 men-datang. Saat itu merupakan jadwal persidangan Badan Musyawarah (Ba-mus) DPRD DIJ terkait proses pe ngisian jabatan Wagub.Ketua DPRD DIJ Yoeke Indra Agung Laksana mengatakan, berdasarkan hasil rapat pimpinan DPRD DIJ Kamis (24/3), diputuskan rapat Bamus akan dilaksanakan 1 April nanti. Menurut Yoeke, pimpinan dewan sudah me-nyiapkan beberapa skenario tahapan pengisian jabatan Wagub. “Skenario yang kami tawarkan sudah sampai pada rapat paripurna istimewa penetapan,” ujar Yoeke kemarin (25/3).Politikus PDIP ini menyebutkan skenario yang sudah disiapkan yaitu jadwal pembentukan panitia khusus (Pansus) Penetapan pada 7 April men-datang. Pansus memiliki waktu tujuh hari kerja untuk melakukan verifikasi dokumen persyaratan sesuai UUK DIJ. “Kalau tidak ada masalah, tiga atau empat hari kemudian sudah bisa melaporkan ke pimpinan dewan dan dijadwalkan rapus penetapan,” terang-nya.Untuk jumlah anggota Pansus, Yoeke mengatakan 55 anggota DPRD DIJ akan dibagi dalam dua Pansus. Yaitu Pansus pembahasan laporan kinerja pertanggungjawaban (LKPj) 2015, karena April nanti DPRD DIJ juga memiliki tugas membahas LKPj 2015. “Komposisi nanti ditentukan Bamus, tapi konsepnya dibagi separuh, sehingga semua bekerja,” tuturnya.Meskipun begitu, menurut legislator dari dapil Bantul ini, konsep itu masih akan dibahas dengan fraksi-fraksi di DPRD DIJ dalam rapat Bamus nanti. “Bamus kan dihadiri semua fraksi, mungkin ada pandangan-pandangan lain dari fraksi,” terangnya.Yoeke juga menegaskan jika DPRD DIJ tidak akan mencampuri urusan hukum yang sekarang sedang berjalan. Menurutnya, Pansus hanya melakukan verifikasi dokumen prasyarat yang terdapat dalam pasal 18 dan 19 UUK DIJ. Meski nantinya juga akan me-lakukan pengecekan ke lapangan. Yoeke mencontohkan dulu PA IX juga sempat digugat terkait ijazah. “Dulu ya kita cek langsung ke se-kolahnya,” terangnya.Sebelumnya, Penghageng Urusan Pambudidaya Kadipaten Pakualaman KPH Kusumo Parasto mengaku Kadipaten Pakualaman siap mengikuti semua proses tahapan pengisian jabatan Wagub DIJ. Dia pun menyerahkan segala sesuatunya ke DPRD DIJ, seperti menyerahkan dokumen-dokumen yang diminta. Termasuk jika dibu-tuhkan penjelasan tambahan dari Pansus. (pra/laz/ong)

Jogja Utama