Tekan Harga, Siapkan OPK CBP

JOGJA – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) DIJ siap melaksanakan Operasi Pasar Khusus Cadangan Beras Pemerintah (OPK CBP) khusus untuk warga penerima beras miskin (raskin). Dengan pelaksanaan OPK CBP ini, di-harapkan bisa menekan harga beras di pasaran.
Kepala Bulog Divre DIJ Langgeng Wisnu Adi Nugroho mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan Surat Edaran dari Menteri Kese-jahteraan Sosial dan Menteri Perdagangan terkait OPK CBP. Saat ini pihaknya tengah mela-kukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk pelaksanaan di DIJ. “Beberapa hari lalu sudah terima suratnya, sekarang ting-gal koordinasi,” kata Langgeng, kemarin (26/12).
Menurut dia, OPK CBP ini akan efektif untuk menekan harga beras di pasaran. Hal itu berda-sarkan pengalaman kebijakan raskin ke-13 yang biasanya di-berikan pada akhir tahun. Namun untuk tahun ini, raskin ke-13 tidak ada. “Raskin ke-13 biasanya cukup efektif menekan harga beras di pasaran,” ungkapnya.
Pihaknya memperkirakan harga beras masih akan bertahan tinggi hingga Februari 2015. Se-bab, saat ini bukan masa panen. Setelah musim kemarau ke pen-ghujan, kini para petani mela-kukan masa tanam, sehingga suplai beras berkurang. Untuk menekan harga, Bulog Divre DIJ bersama Pemprov DIJ sudah menggelontorkan 250 ton beras selama tiga minggu ini.
Pihaknya juga menjamin keter-sediaan beras di gudang Bulog DIJ cukup hingga Maret 2015 nanti. “Stok beras kami jamian aman minimal hingga Maret tahun depan. Saat ini persedian beras di gudang mencapai 13 ribu ton,” katanya. (pra/jko/ong)

Jogja Utama