DWI AGUS/RADAR JOGJA
AYO GUNDUL: Aksi Berani Gundul sebagai bentuk kepedulian terhadap penderita kanker anak di Atrium Jogja City Mall, kemarin (30/11). Aksi ini merupakan wujud bantuan kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Jogja.
SLEMAN – Sebuah gerakan khusus kepe-dulian terhadap anak penderita kanker di-canangkan. Bertajuk Aksi Berani Gundul, gerakan ini digelar di Atrium Jogja City Mall (JCM), kemarin (30/11). Aksi ini mengajak pengunjung mal berani mencukur gundul rambutnya sebagai bentuk kepedulian ter-hadap penderita kanker anak
Aksi ini merupakan wujud bantuan kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Jogja (YKAKJ). Dalam aksi ini, setiap relawan mendonasikan minimal Rp 20 ribu dan dapat potong gundul. Dapat juga dengan membeli merchandise yang disediakan oleh YKAKJ.
“Aksi sangat bagus untuk men-anamkan rasa empati pada pen-derita kanker, khususnya anak-anak. Jika kita gundul, mungkin tiga hingga empat bulan sudah lebat lagi. Tapi jika penderita kanker bisa gundul selama dua tahun untuk menjalani kemo-terapi,” kata ketua YKAKJ Eka Wibawa di sela acara.
Eka menambahakan, sebaiknya acara ini tidak hanya sebagai momentum. Bentuk kepedulian dapat digalang setiap harinya dalam berbagai wujud. Namun dirinya tetap mendukung apa-bila aksi simpati dan kepedulian ini diselenggarakan secara si-multan.Selain bentuk perhatian juga dapat memberikan dukungan moril untuk penderita kanker. Apalagi untuk usia anak-anak sangat perlu dorongan psikolo-gis. Terlebih untuk memberikan semangat dalam menjalani masa pengobatan.
Bahkan dalam aksi ini, Eka turut bergabung menggunduli rambutnya. Tanpa keraguan dirinya langsung mengajukan diri. Tentu saja dengan membe-rikan donasi bantuan terlebih dahulu untuk penderita kanker.
“Kesadaran sebagai sesama manusia untuk saling membantu itu penting. Kita adalah mahluk sosial, sehingga wajib memberi-kan dukungan baik secara finan-sial bagi yang mampu atau du-kungan moril,” katanya.
Aksi ini ternyata juga diikuti General Manager JCM Edward Yuliawan. Menurutnya, melalui aksi ini dapat membuka mata kepedulian warga. Selain itu juga bentuk edukasi menge-nali jenis kanker dan bentuk tindak lanjutnya.
“Merasa terpanggil untuk ikut dalam aksi ini. Ini sudah kewa-jiban kita dengan melakukan aksi nyata. Dampaknya pun tidak hanya saat ini saja, tapi dapat berlanjut ke depannya,” kata Edward.
Aksi ini sekaligus meresmikan YKAKJ menjadi lembaga yang fokus pada kanker khususnya anak. Atas dasar kepedulian bersama GEEKS.CO yang ber-gerak pada industri kreatif Jog-ja melakukan CSR program dengan berdirinya yayasan ini.
YKAKJ sendiri memililiki se-buah rumah perawatan di dae-rah Plemburan, Sleman. Dari semua penderita ini, mayoritas adalah penderita kanker darah. Di tempat ini ada threatment khusus selama proses perawatan.
“Kalau mendengar kata kan-ker, biasanya langsung pasrah. Padahal jika rutin perawatan kanker pun bisa dilawan. Ter-penting adalah kondisi psikolo-gis pasien, sehingga peran orang di sekitarnya menjadi sangat penting,” kata perwakilan GEEKS.CO Bonnie Susilo. (dwi/laz/ong)

Jogja Utama