ATJ Mulai Rambah Benua Lain

SLEMAN – Festival seni internasional Asia Tri Jogja (ATJ) kembali digelar. Dibuka tadi malam (30/9) di Halaman Pemda Kabupaten Sleman, festival gathe-ring seniman internasional itu akan berakhir besok (2/9). Pembukaan pestanya seniman pertunjukan ini berlangsung meriah. Rampak Grayak menga-wali pesta ini dengan tarian yang rancak. Koordinator ATJ Bambang Paningron meng-ungkapkan, ajang ini merupakan ajang temu kangen para seniman internasional. Interaksi dan komunikasi antarseniman menjadi poin penting dalam ajang ini. “Dulu hanya melibatkan seniman di Asia, tapi saat ini sudah merambah hingga benua lainnya,” kata Bambang di sela-sela pem-bukaan (30/9). ATJ 2014 mengambil tema Berbagi Pengalaman Budaya. Dimana festival ini berupaya menumbuh-kan rasa solidaritas di kalangan seniman-seniman internasional. Selain itu juga melahirkan rasa saling pengertian antarbudaya yang berbeda.
Beberapa seniman internasional, seperti Jun Amanto, Rina Takahashi dari Jepang, Angela Lo-pez dari Spanyol, Era Dance dari Singapura, dan Suhaimi M – UMS Dance Malaysia, membuka gelaran ini. Ada pula seniman Topeng Losari Cirebon Nani, dan Candra Malik dari Jakarta. Para seniman ini menampilkan kekayaan ta-rian mereka. Melalui kegiatan ini, mereka ingin mengenalkan seni budaya kekayaan masing-masing. Selain itu juga mengenal kebudayaan Indonesia lebih dalam. Penyelenggaraan tahun ini menurutnya lebih istimewa. Dimana lokasi yang biasanya rutin di Museum Ulen Sentalu mulai bergeser. Perpinda-han ini merupakan wujud pengembangan festi-val seni kelas internasional.
Meski begitu, perpindahan ini tidak menghi-langkan spirit, etika dan estetika ATJ. Ini karena nyawa dari ATJ sudah tertanam kuat di hati para seniman. “Semangatnya selalu meningkat pada setiap tahunnya,” ujarnya. Gelaran ATJ mendapat respon positif dari Ketua Badan Promosi Pariwisata Sleman Jono Lesmana. Menurutnya, event ini bisa memacu pertumbuhan wisata di Jogjakarta. “Ini menyadarkan kita semua bahwa promosi tidak hanya kewajiban pemerin-tah. Ini merupakan tanggung jawab bersama. Juga memacu agar masyarakat Jogja lebih paham tentang makna pariwisata,” kata Jono. Setelah pementasan tadi malam, hari ini (1/10) Asia Tri 2014 berlanjut di Omah Petruk Karang Klethak Kaliurang. (dwi/jko/gp)

Jogja Utama