JOGJA – Forum Pemantau In-dependen (Forpi) Pakta Integri-tas Kota Jogja siap mengawal pengajuan dokumen peng-embangan infrastruktur dan penanaman modal yang masuk di Pemerintahan Kota (Pemkot) Jogja. Perlu diketahui bahwa di wilayah Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Jogja, muncul wacana akan dibangun sebuah rumah sakit (RS) swasta. Ren-cana itu berada di bekas bangu-nan Saphir Square yang saat ini telah pindah kepemilikannya.
Dari pantauan di lapangan, bangunan tersebut terdapat papan Hypermart Lippo. Dimungkinkan bangunan itu akan dibangun se-buah mal. Nah, polemik yang muncul ketika masyarakat meng-khawatirkan pola pengelolaan limbah medis yang berpotensi mencemari lingkungan. Di sam-ping itu, dilihat dari tata ruang bangunan sangat strategis berada di jantung perkotaan. Hal ini juga berpengaruh pada tingkat kepa-datan kendaraan.
Forpi Pakta Integritas sebagai LSM yang mengawasi penyeleng-garaan birokrasi Kota Jogja tidak tinggal diam mengenai rencana itu. Meski informasi yang dihimpun menyebutkan, pembangunan RS masuk dalam perencanaan jang-ka panjang pihak pengelola. “Tentunya setiap dokumen yang masuk ke pemerintah harus memperhatikan banyak aspek. Salah satunya mengenai tata ruang Kota Jogja,” kata anggota Forpi Pakta Integritas Kota Jog-ja Baharudin Kamba saat dikon-firmasi kemarin (19/9).
Jika dilihat dari tata ruang lo-kasi itu, pemanfaatan bangunan untuk RS tentu tidak sesuai. Ada beberapa pertimbangan yang realistis salah satunya letak bangunan yang berdekatan dengan pemukiman warga. Kon-disi ini bisa mengancam ke-seimbangan lingkungan.Forpi sendiri menilai, rencana apapun baik pengembangan infrastuktur ataupun penanaman modal di Kota Jogja tidak bisa sembarangan memberikan ruang. Sebab, banyak aspek yang harus diperhatikan ketika melihat kon-disi perkotaan saat ini.Kemudian terkait rencana jang-ka panjang tersebut, Forpi berha-rap agar pihak pengelola mela-kukan sosialisasi dengan baik. Termasuk pengajuan dokumen perizinan yang harus memper-hatikan aspek lingkungan dan tata ruang kota. (fid/ila/gp)

Jogja Utama