Sibakul Sport Fest menggabungkan ruang berjualan untuk UMKM, olahraga lari berjarak tempuh 5 Kilometer maupun 10 Kilometer dan entertainment dengan menghadirkan bintang tamu seniman musik papan atas Indonesia. Sebanyak 1.350 pelari bakal berpartisipasi melintasi rute sumbu filosofis Jogjakarta yang ikonik seperti Tugu Pal Putih dan Keraton Jogja dengan berbagai bangunan indah di sekitarnya. Kategori lari yang bisa diikuti yakni pelajar, terbuka, dan master. Masing-masing kategori memiliki jarak lari 10K dan 5K.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIJ Srie Nurkyatsiwi mengatakan, gelaran Sibakul Sport Fest merupakan wujud pemerintah yang ingin memberikan ruang luas bagi UMKM dan masyarakat untuk bertemu. “Kemasan berolahraga lari 5 dan 10 kilometer menjadi daya tarik tersendiri untuk mengundang semakin banyak masyarakat termasuk wisatawan minat khusus untuk hadir ke Jogjakarta,” katanya di acara kickoff Sibakul Sport Fest, kemarin (20/10).
Kegiatan Sibakul Sport Fest tahun ini adalah gelaran yang pertama dan mengusung tema ‘Sehat Bareng Gumregah Bareng’. Siwi berharap event tersebut menjadi ruang bertemu antara UMKM dengan masyarakat, tentu lewat kemasan yang baru. Event ini mengolaborasikan sportainment di mana UMKM bisa menampilkan produk mereka dan menjualnya, kemudian para penghobi dan atlet lari bisa berkompetisi di sini, dengan persiapan matang karena ada timing sistem terstandar yang digunakan. “Masyarakat juga bisa bergembira menyaksikan artis nasional tampil,” ujarnya.
Seluruh pihak yang terlibat adalah UMKM mulai dari gerai di lokasi hingga produsen jersey dan medali untuk 1.350 pelari. Dinas Koperasi dan UKM DIJ ingin menunjukkan bahwa produk dari DIJ memiliki kualitas dan nilai tersendiri yang luar biasa. “Kami ingin mewujudkan acara ini dari UMKM, oleh UMKM untuk UMKM dan masyarakat. Harapannya bisa membawa dampak positif untuk masyarakat,” harap Siwi.
Panitia penyelenggara Septiadi Pityanta menambahkan,para peserta akan mendapatkan sejumlah fasilitas seperti running jersey, medali finisher, race BIB timing chip, asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan dan voucher belanja di gerai UMKM. “Hanya membayar biaya pendaftaran Rp 50 ribu untuk 5K dan Rp 75 ribu untuk 10K,” jelasnya.
Pendaftaran tersebut menjadi salah satu paling yang terjangkau di antara event berkualitas di Indonesia dengan fasilitas yang didapatkan peserta. Sejak dibuka pada Selasa (18/10) lalu, kuota peserta langsung ludes di hari pertama.
“Kami berharap dengan event lari yang berstandar dan dikemas dengan baik ini secara tidak langsung berdampak pada UMKM DIJ yang juga semakin baik namanya. Peserta lari dari penghobi umum seluruh Indonesia akan datang dan bisa mengenal lebih dekat produk UMKM DIJ,” ucapnya.
Dia berharap produk UMKM menjadi lebih terangkat. Di sisi lain, event lari berkualitas di Jogjakartabisa semakin bertambah dengan adanya Sibakul Sport Fest. (cr5/din) Editor : Editor Content